SUMATERATODAY.COM– Pemerintah Arab Saudi mulai menerapkan langkah operasional terpadu guna meningkatkan pelayanan sekaligus memperketat pengawasan selama musim Haji 2026.
Berbagai kementerian dan lembaga terkait dikerahkan untuk memastikan keamanan, kesehatan, serta kenyamanan jutaan jamaah yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menegaskan kebijakan “No Hajj Without Permit” atau tidak ada haji tanpa izin resmi yang mulai diberlakukan sejak 13 April 2026.
Aturan tersebut membatasi akses masuk ke Kota Makkah hanya bagi pemegang izin haji, pemilik izin tinggal resmi, serta pekerja yang memiliki izin khusus di area suci.
Pemerintah juga meningkatkan pemeriksaan di seluruh pintu masuk Makkah guna mencegah praktik haji ilegal dan kampanye haji palsu. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dikenakan sanksi tegas berupa denda hingga SR100 ribu, hukuman penjara, hingga deportasi bagi warga asing.
Di sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan lebih dari 121 ribu layanan kesehatan telah diberikan kepada jamaah sejak awal musim haji.
Pemerintah juga mewajibkan vaksin meningitis bagi seluruh petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Selain itu, otoritas kesehatan turut menganjurkan vaksin influenza musiman dan COVID-19 guna menjaga keselamatan jamaah dan petugas selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi juga melakukan berbagai persiapan, termasuk perekrutan tenaga kerja musiman melalui platform Ajeer serta peningkatan layanan sosial bagi jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Sementara itu, Saudi Food and Drug Authority (SFDA) memperkuat pengawasan distribusi makanan, obat-obatan, dan perangkat medis. Pengawasan dilakukan menggunakan teknologi digital modern, termasuk kamera tubuh bagi petugas lapangan yang terhubung langsung dengan pusat operasi haji.
Di bidang transportasi, Otoritas Transportasi Arab Saudi menyiapkan lebih dari 33 ribu bus dan 5 ribu taksi guna mendukung mobilitas jamaah selama musim haji berlangsung.
Langkah terpadu tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan Haji 2026 berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jamaah dari berbagai negara.
Recommendation for You

sumateratoday.com -Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, mendorong penguatan sistem peringatan dini polusi…

Sumateratoday.com- Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor terbaru mengenai iPhone lipat pertamanya yang disebut-sebut…

SUMATERATODAY.COM- Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mendirikan Posko Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Moh….

SUMATERATODAY.COM– Persaingan ponsel lipat premium diprediksi makin panas pada 2026. Bocoran terbaru menampilkan dummy unit…

Riyadh, sumateratoday.com- Sebuah kisah menyentuh datang dari Arab Saudi setelah wafatnya Raja Fahd bin Abdulaziz…

