Hal ini terjadi karena shockbreaker tidak dapat bekerja dengan baik untuk meredam guncangan.
2. Kendaraan terasa goyang saat melewati tikungan
Kendaraan yang terasa goyang saat melewati tikungan juga merupakan tanda yang umum dari shockbreaker yang rusak.
Hal ini terjadi karena shockbreaker tidak dapat menjaga stabilitas kendaraan saat berbelok.
3. Kendaraan terasa keras saat melewati jalan yang rusak
Kendaraan yang terasa keras saat melewati jalan yang rusak juga merupakan tanda yang umum dari shockbreaker yang rusak.
Hal ini terjadi karena shockbreaker tidak dapat meredam guncangan dengan baik.
4. Tampak oli atau cairan rem merembes dari shockbreaker
Tampak oli atau cairan rem merembes dari shockbreaker merupakan tanda yang paling jelas dari shockbreaker yang rusak.
Hal ini terjadi karena seal shockbreaker sudah rusak dan tidak dapat menahan oli atau cairan rem.
Jika Anda melihat salah satu atau beberapa tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Shockbreaker yang rusak dapat menyebabkan beberapa masalah.
Oleh karena itu, penting untuk segera mengganti shockbreaker yang rusak agar Anda dapat berkendara dengan lebih nyaman dan aman.
Dengan mengikuti tips-tips tersebut, Anda dapat membantu menjaga kondisi shockbreaker agar selalu dalam kondisi prima.(*)
