Begini Cara Terapi Kurma: Pangan Tradisional yang Bernilai bagi Kesehatan

Manusia mengenal kurma sejak 50 ribu tahun lalu. Di dunia, ada sekitar 90 juta pohon kurma dan lebih dari 600 varietas kurma. Di Alquran, kurma dijumpai dalam 21 ayat.
Manusia mengenal kurma sejak 50 ribu tahun lalu. Di dunia, ada sekitar 90 juta pohon kurma dan lebih dari 600 varietas kurma. Di Alquran, kurma dijumpai dalam 21 ayat.

Kurma juga kerap dikaitkan dengan kesehatan jantung. Hal ini masuk akal karena kandungan mineral dan antioksidannya dapat membantu mendukung fungsi pembuluh darah dan metabolisme tubuh. Namun, kurma tidak menggantikan obat, terutama pada penderita hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi.

Manfaatnya akan lebih terasa jika ia dijadikan pengganti camilan manis olahan, bukan justru ditambahkan tanpa kontrol ke dalam pola makan harian.

Dalam dunia kesehatan ibu, kurma juga sering disebut bermanfaat bagi ibu hamil, terutama menjelang persalinan. Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi kurma pada akhir masa kehamilan dapat dikaitkan dengan proses persalinan yang lebih baik pada sebagian ibu.

Namun, hal ini tetap perlu dilihat sebagai dukungan nutrisi, bukan pengganti pemantauan medis. Ibu hamil dengan kondisi khusus tetap harus berkonsultasi dengan dokter atau bidan.

Hal penting lain yang perlu diperhatikan adalah porsi. Karena kandungan gula alaminya cukup tinggi, kurma sebaiknya dikonsumsi secukupnya.

Untuk kebanyakan orang sehat, dua hingga tiga butir sudah cukup sebagai camilan atau pembuka makan. Pada orang dengan gangguan ginjal, diabetes, atau masalah metabolik lain, jumlahnya mungkin perlu lebih dibatasi.

Singkatnya, terapi kurma paling tepat dipahami sebagai terapi gizi. Kurma dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat karena memberi energi cepat, serat, mineral, dan antioksidan dalam satu paket alami.

Namun, manfaat terbaiknya muncul bila dikonsumsi dengan porsi terukur, dipadukan dengan makanan yang tepat, dan tidak dijadikan pengganti pengobatan medis untuk penyakit serius. Dengan pendekatan seperti itu, kurma tetap relevan sebagai pangan tradisional yang selaras dengan prinsip kesehatan modern.

Exit mobile version