ATLANTA, SUMATERATODAY.COM- Timnas Ekuador menciptakan salah satu kejutan terbesar di fase grup Piala Dunia 2026. La Tri berhasil menumbangkan raksasa Eropa, Jerman, dengan skor 2-1 dan memastikan tiket ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Kemenangan bersejarah di laga terakhir Grup E itu ditentukan oleh gol spektakuler Gonzalo Plata pada babak kedua, yang sekaligus mengakhiri rekor buruk Ekuador saat menghadapi tim-tim Eropa.
Jerman sebenarnya memulai pertandingan dengan sempurna. Baru dua menit laga berjalan, kombinasi apik Aleksandar Pavlovic dan Florian Wirtz menghasilkan peluang emas yang diselesaikan Leroy Sane menjadi gol pembuka.
Gol cepat tersebut sempat memicu protes kubu Ekuador karena dalam prosesnya Pavlovic dianggap melakukan pelanggaran terhadap Pedro Vite. Namun, wasit tetap mengesahkan gol dan Jerman unggul 1-0.
Alih-alih tertekan, Ekuador justru menunjukkan mental luar biasa. Pada pertengahan babak pertama, Nilson Angulo memanfaatkan kesalahan lini belakang Jerman sebelum melepaskan tendangan keras yang gagal dibendung Manuel Neuer.
Gol tersebut menjadi sangat penting karena menghindarkan Ekuador dari catatan buruk sebagai salah satu negara Amerika Selatan yang gagal mencetak gol sepanjang turnamen.
Skor 1-1 membuat pertandingan semakin terbuka. Jerman berusaha mengontrol permainan, tetapi Ekuador tampil disiplin dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat.
Drama kembali terjadi pada awal babak kedua. Wasit sempat menunjuk titik penalti untuk Jerman setelah Kai Havertz dijatuhkan Joel Ordonez di kotak terlarang. Namun, setelah meninjau ulang melalui VAR, keputusan tersebut dibatalkan karena Leroy Sane terlebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap Pedro Vite.
