RELIGI  

Jemaah Haji Aceh Mulai Berangkat Mei 2026, Kota Langsa Punya Jemaah Usia 101 Tahun

https://sumateratoday.com/wp-content/uploads/2026/04/haji.jpg
https://sumateratoday.com/wp-content/uploads/2026/04/haji.jpg

BANDA ACEH, SUMATERATODAY.COM–  Sebanyak 5.426 jemaah calon haji asal Provinsi Aceh dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada 6 Mei 2026 melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda. Keberangkatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kelompok terbang (kloter) pertama akan diisi jemaah asal Banda Aceh dan Aceh Besar. Para calon haji dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Embarkasi Aceh pada 5 Mei 2026 untuk menjalani tahapan persiapan sebelum keberangkatan.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, Arijal, mengatakan kloter perdana berjumlah 393 orang yang terdiri atas jemaah dan petugas pendamping.

Ia merinci, sebanyak 287 jemaah berasal dari Banda Aceh, 100 jemaah dari Aceh Besar, serta enam petugas kloter.

“Mereka akan masuk asrama pada 5 Mei pukul 07.00 WIB dan dijadwalkan berangkat ke Madinah pada 6 Mei pukul 01.05 WIB,” ujar Arijal, Rabu (22/4/2026).

Seluruh jemaah akan diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan layanan penerbangan langsung dari Aceh menuju Madinah. Panitia embarkasi disebut telah menyiapkan seluruh kebutuhan operasional guna memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar.

Pada musim haji tahun ini, Aceh juga memperoleh tambahan kuota cukup besar. Sebanyak 1.048 kuota tambahan diberikan, sehingga total jemaah yang berangkat mencapai 5.426 orang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 4.378 jemaah.

Menurut Arijal, peningkatan kuota itu merupakan dampak dari perubahan sistem perhitungan kuota nasional yang kini mengacu pada perbandingan jumlah pendaftar dengan total kuota haji nasional.

Selain peningkatan kuota, musim haji tahun ini juga mencatat keberagaman usia jemaah asal Aceh. Jemaah tertua bernama Ramlah (101), berasal dari Desa Blang, Kota Langsa, dan tergabung dalam kloter 4.

Sementara jemaah termuda bernama Muhammad Alfaruq Addawami (15), berasal dari Uning Gelime, Kabupaten Bener Meriah, yang tergabung dalam kloter 14.

“Tahun ini calon jemaah tertua berusia 101 tahun dari Kota Langsa, sedangkan yang termuda 15 tahun dari Bener Meriah,” kata Arijal.

Ia menilai rentang usia jemaah yang cukup jauh menunjukkan tingginya semangat masyarakat Aceh untuk menunaikan ibadah haji, mulai dari kalangan remaja hingga lanjut usia.

Pemerintah berharap seluruh rangkaian keberangkatan berjalan aman, tertib, dan sesuai jadwal, sehingga para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

Exit mobile version