Ketersediaan aplikasi: Android TV memiliki akses ke Google Play Store, yang menawarkan berbagai macam aplikasi, game, dan konten lainnya.
Smart TV buatan pabrikan biasanya memiliki toko aplikasi sendiri, yang menawarkan lebih sedikit pilihan aplikasi.
Kompatibilitas dengan perangkat lain: Android TV kompatibel dengan Chromecast, yang memungkinkan pengguna untuk mencerminkan layar perangkat lain ke layar TV.
Android TV juga kompatibel dengan Google Home, yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol TV menggunakan suara. Smart TV buatan pabrikan biasanya tidak memiliki fitur-fitur ini.
Pembaruan: Android TV menerima pembaruan secara berkala dari Google. Pembaruan ini biasanya mencakup peningkatan fitur dan keamanan. Smart TV buatan pabrikan biasanya menerima pembaruan dari pabrikan secara berkala, tetapi tidak sesering Android TV.
Pemilihan antara Smart TV dan Android TV tergantung pada kebutuhan dan preferensi pengguna. Jika pengguna menginginkan TV dengan aksesibilitas aplikasi dan konten yang luas, serta fitur-fitur yang inovatif, maka Android TV bisa menjadi pilihan yang tepat.
Namun, jika pengguna menginginkan TV dengan performa dan responsivitas yang tinggi, serta harga yang lebih terjangkau, maka Smart TV buatan pabrikan bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.(*)
