-
Jika menang atau finis di posisi kedua, gelar otomatis diraih.
-
Jika finis ketiga, Alex tidak boleh menang.
-
Jika finis P4–P6, Alex maksimal finis ketiga.
-
Jika finis P7–P9, Alex maksimal finis keempat.
-
Jika finis P10–P11, Alex maksimal finis kelima.
-
Jika finis P12, Alex maksimal finis keenam.
-
Jika finis P13, Alex maksimal finis ketujuh.
-
Jika finis P14, Alex maksimal finis kedelapan.
-
Jika finis P15, Alex maksimal finis kesembilan.
-
Jika gagal meraih poin, Alex tetap tidak boleh finis lebih baik dari posisi kesepuluh.
Dengan begitu banyak jalan menuju gelar, peluang Marc untuk mengunci gelar dunia di Jepang sangat besar.
Atmosfer Menjelang Balapan
Meski begitu, Marquez mengakui ada sedikit ketegangan menjelang balapan penentuan. Namun, dengan tampil kuat dan finis kedua di Sprint, ia membuktikan dirinya siap menghadapi tekanan. “Saya merasakan ada tensi, tapi saya tetap bisa menjaga fokus. Besok akan jadi hari besar,” ujar Marquez.
Balapan utama Motul Grand Prix of Japan akan digelar Minggu pukul 14.00 waktu setempat (UTC +9). Jika berhasil, maka Marc Marquez akan menorehkan comeback terbesar dalam sejarah olahraga, setelah sempat diragukan pasca cedera panjang dan serangkaian musim sulit.
Kini, dunia menunggu: akankah #93 merayakan gelar ketujuhnya di kelas MotoGP tepat di tanah Jepang, bersama Ducati Lenovo?
