Persepsi Negatif Hambat Perkembangan Pariwisata Aceh, Ada 3.769 wisman Datang 

Salah satu boat fiber ditumpangi Dr H Safrizal ZA M Si. Hari ini, Pj Gubernur Aceh bersama sang istri Safriati, ditemani Pj Bupati Aceh Jaya A Murthala berencana menuju ke Air Terjun Ceuraceu Embun
Salah satu boat fiber ditumpangi Dr H Safrizal ZA M Si. Hari ini, Pj Gubernur Aceh bersama sang istri Safriati, ditemani Pj Bupati Aceh Jaya A Murthala berencana menuju ke Air Terjun Ceuraceu Embun

Kepala BPS Aceh, Ahmadriswan Nasution, mengungkapkan bahwa mayoritas wisman yang datang ke Aceh berasal dari Malaysia, dengan jumlah mencapai 2.760 orang. Selain itu, wisatawan juga datang dari negara lain seperti Singapura (80 orang), Prancis (77 orang), Jerman (51 orang), Australia (48 orang), Inggris dan Thailand masing-masing (27 orang), Amerika Serikat (26 orang), Belanda (10 orang), serta negara lainnya sebanyak 655 orang.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh pada Desember 2024 mencapai 37,42 persen, turun 2,08 persen dibandingkan November 2024. Namun, jika dibandingkan Desember 2023, jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 1,45 persen.

Sementara itu, TPK hotel nonbintang mencapai 22,49 persen, meningkat 3,20 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 2,42 persen dibandingkan Desember 2023.

“Dari informasi TPK ini masih terlihat potensi besar bagi sektor perhotelan, tetapi tingkat okupansi hotel masih perlu didorong dengan berbagai strategi,” ujar Ahmadriswan.

Selain itu, BPS mencatat bahwa pada Desember 2024, penumpang di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) melalui pintu masuk domestik mencapai 27.389 orang, sementara 13.152 orang masuk melalui penerbangan internasional.

Di jalur laut, penumpang yang melalui Pelabuhan Internasional Sabang tercatat sebanyak 97.372 orang, mengalami peningkatan sebesar 43,57 persen dibandingkan bulan sebelumnya, serta kenaikan sebesar 3,74 persen dibandingkan Desember 2023.

Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, diharapkan upaya promosi dan inovasi dalam sektor pariwisata dapat semakin meningkatkan daya tarik Aceh sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

 

Exit mobile version