Lebih lanjut, Fadjar menyebutkan bahwa penggunaan energi surya di kelima desa tersebut sebagian besar akan mendukung sektor pertanian dan perkebunan, seperti irigasi sawah di Desa Kalijaran dan pompa air untuk pertanian di Desa Pulau Semambu.
Dengan pelaksanaan program ini sejak 2019, Pertamina telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengurangan emisi, mendukung lebih dari 3.000 keluarga, dan memiliki dampak ekonomi signifikan di masyarakat desa.
Program Desa Energi Berdikari mendukung target pemerintah menuju Net Zero Emission pada tahun 2060, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya poin tentang energi bersih dan terjangkau, pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, dan penanganan perubahan iklim.
Dalam penutupannya, Fadjar menyatakan keyakinannya bahwa energi yang mudah diakses akan menjadi katalis bagi pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Program ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi.**
