Ketiga operasi tersebut adalah Operasi Mantab Brata, Operasi Mantap Rencong, dan Operasi Mantap Papua.
Operasi Mantab Brata merupakan operasi pengamanan ambang gangguan dan gangguan nyata dalam Pemilu serentak tahun 2023-2024.
Operasi ini akan dilaksanakan mulai dari tahapan pendaftaran capres-cawapres, hingga dengan pengucapan sumpah janji presiden dan wakil presiden terpilih.
Operasi Mantap Rencong merupakan operasi pengamanan Pemilu di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
Operasi ini akan dilaksanakan dengan melibatkan personel TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
Sedangkan Operasi Mantap Papua merupakan operasi pengamanan Pemilu di wilayah Papua dan Papua Barat.
Operasi ini akan dilaksanakan dengan melibatkan personel TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
“Ketiga operasi ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Kapolri saat memimpin Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11).
Kapoldri juga menginstruksikan jajarannya untuk melakukan koordinasi dan kerja sama dengan stakeholder terkait, seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan pemerintah daerah.
“Kita akan bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, lancar, dan berintegritas,” kata Kapolri.
Pemilu 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024.
Pemilu ini akan diikuti oleh 193.573.500 pemilih yang tersebar di 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi.(*)
