Presiden RI Joko Widodo: Stunting Bukan Hanya Urusan Tinggi Badan Tetapi

Pesiden Joko Widodo saat bicara target stunting di Indonesia. Foto Jokowi Instagram

Kalau ingin menurunkan stunting menjadi 14 %, berarti harus dikurangi 3,8% di dua tahun berturut-turut.

Metode tersebut harus dikoordinasikan dengan BKKBN- melalui dan bekerjasama dengan kementerian dan lembaga lain. Standar WHO untuk deformasi harus kurang dari 20%.

Kementerian Kesehatan menerapkan tindakan khusus terutama dalam dua cara: tindakan gizi untuk ibu sebelum dan selama kehamilan dan intervensi untuk anak usia 6-2 tahun.

Sedangkan menurut Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Rakernas ini bertujuan untuk memenuhi Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan lima pilar tersebut.

Pilar 1 engagement, pilar 2 menghindari slowdown, pilar 3 mampu mendekat, pilar 4 good food, dan pilar 4 terobosan inovasi dan data bagus.

Inilah pilar-pilar yang kami pegang dan kami ucapkan terima kasih kepada semua kementerian/lembaga yang telah mendukungnya. “Pak Menkes dengan USG dan meteran standar, bagus sekali,” kata Hasto.

Dan tahun sebelumnya, 2 juta wanita menikah dalam setahun. Dari 2 juta setahun, 1,6 juta hamil di tahun pertama, 400 ribu dari 1,6 juta masih terhambat pertumbuhannya (stunting).

Makanya Kementerian Agama mengeluarkan kebijakan 3 bulan sebelum menikah, pasangan tersebut harus diperiksa terlebih dahulu anemia dan gizi buruk. Demi kesehatan ibu dan bayinya, kehamilan sebaiknya ditunda hingga nutrisi tercukupi.(*)

Exit mobile version