Unsri Raih Juara 3 Lomba Debat Energi Pertamina Goes to Campus 2025

Ini Dia Perguruan Tinggi Juara Lomba Debat Energi Pertamina Goes to Campus 2025
Ini Dia Perguruan Tinggi Juara Lomba Debat Energi Pertamina Goes to Campus 2025

Proses Seleksi Ketat: Dari 105 Tim ke Babak Final

Energy Debate Championship PGTC 2025 diikuti oleh 105 tim dari 105 perguruan tinggi di 27 provinsi seluruh Indonesia. Babak penyisihan online berlangsung pada 27–29 Agustus 2025, menyaring tim-tim terbaik untuk melaju ke babak 16 besar. Selanjutnya, Final Nasional digelar secara tatap muka pada 16 September 2025, yang akhirnya mempertemukan empat besar kampus terbaik di babak Grand Final.

Adapun hasil akhir kompetisi adalah sebagai berikut:

  • Juara 1 : Altruir Dhanesh Ravindra & Mikaila Habsari Suwanda (Institut Teknologi Bandung)

  • Juara 2 : Nashwa Difa Putri Aprilia & Septian Jonathan Ambanaga (Universitas Mulawarman)

  • Juara 3 : Evan Belsarun Haloho & Naufal Abrar Abhista (Universitas Sriwijaya)

  • Juara 4 : Zahra Munadira & Muhammad Nail Rifqillah (Universitas Hasanuddin)

Hadiah dan Kesempatan Emas Bagi Para Juara

Sebagai bentuk apresiasi, Pertamina memberikan hadiah berupa uang tunai dengan total ratusan juta rupiah. Tidak hanya itu, para juara juga memperoleh kesempatan mengikuti program overseas benchmark ke Tsinghua University, China, dengan seluruh biaya ditanggung Pertamina. Program ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik transisi energi global, sehingga mereka dapat membawa inspirasi baru untuk diterapkan di Indonesia.

Unsri, Kebanggaan Sumatera Selatan

Capaian Juara 3 di tingkat nasional menjadikan Universitas Sriwijaya semakin diperhitungkan dalam dunia akademik dan kompetisi mahasiswa. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Unsri memiliki kualitas intelektual, keberanian berargumentasi, dan kepedulian terhadap isu energi berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi Pertamina yang ingin melahirkan generasi muda sebagai agen perubahan dalam mendukung transisi energi dan target net zero emission 2060.

Corporate Secretary PT Pertamina, Arya Dwi Paramita, menambahkan bahwa PGTC bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebuah ekosistem pembelajaran. “Mahasiswa belajar berpikir kritis tentang energi baru terbarukan, ketahanan energi, dan solusi keberlanjutan.

Harapannya, mereka bisa menjadi agen perubahan energi di masyarakat luas, sekaligus membentuk ekosistem talenta muda yang siap membawa dunia energi Indonesia ke kancah global,” ujarnya.

Pertamina meyakini bahwa ide-ide segar dari mahasiswa, termasuk dari Universitas Sriwijaya, akan menjadi modal penting untuk membangun ketahanan energi nasional.

Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah, diharapkan akan lahir lebih banyak pemimpin muda berdaya saing global yang siap menghadapi tantangan energi di masa depan.

Prestasi Unsri di Energy Debate Championship 2025 ini bukan hanya kemenangan bagi kampus, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Selatan.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan lebih banyak lagi mahasiswa Unsri yang akan mengharumkan nama daerah maupun bangsa di ajang nasional dan internasional.

Ajang Pertamina Goes to Campus 2025 melalui Energy Debate Championship berhasil menjadi panggung bagi mahasiswa Indonesia menunjukkan kepiawaiannya.

Raihan Juara 3 oleh Universitas Sriwijaya adalah bukti nyata bahwa generasi muda dari berbagai daerah siap berkontribusi dalam mewujudkan transisi energi berkeadilan dan berkelanjutan.

Dengan pencapaian ini, Unsri meneguhkan diri sebagai salah satu kampus yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi untuk masa depan energi Indonesia.

Exit mobile version