Media Sosial, Faktor Pendorong Utama
Media sosial terbukti menjadi salah satu pengaruh terbesar terhadap pemahaman anak muda terhadap AI. Sebanyak 77% responden menyebut media sosial sebagai pendorong utama ketertarikan mereka terhadap teknologi ini.
Di Indonesia, persentasenya lebih tinggi, mencapai 82%. Selain itu, pengaruh juga datang dari perusahaan teknologi (73%) dan lingkungan sosial seperti teman dan keluarga (57%).
Kesadaran ini mendorong pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membentuk ekosistem AI yang bertanggung jawab. Samsung turut ambil bagian dalam membangun pendekatan AI yang aman dan transparan, di antaranya dengan fitur Personal Data Engine dan Knox Vault untuk menjaga privasi data pengguna di seluruh lini Galaxy.
Komitmen Jangka Panjang untuk Generasi Muda
Samsung terus menunjukkan dedikasinya terhadap pemberdayaan anak muda melalui program Solve for Tomorrow dan Samsung Innovation Campus, yang menawarkan pelatihan AI, IoT, dan Big Data secara gratis.
Program ini bertujuan untuk mencetak generasi yang siap menghadapi era teknologi dan berkontribusi terhadap perubahan sosial yang positif.
Melalui survei ini, terlihat jelas bahwa anak muda Asia Tenggara tidak hanya siap menghadapi era AI, tetapi juga antusias untuk memimpin dan menciptakan masa depan yang mereka inginkan.
Samsung berkomitmen untuk terus mendukung mereka melalui teknologi yang inklusif, aman, dan bermakna.
