SUMATERATODAY.COM- Samsung Electronics Indonesia kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam industri teknologi ramah lingkungan dengan menghadirkan TV QLED dengan teknologi Quantum Dot bebas kadmium, mulai dari harga terjangkau Rp6 jutaan.
Tak hanya canggih dan imersif, TV ini juga aman untuk kesehatan dan lingkungan, menjadikannya pilihan ideal bagi konsumen Indonesia yang semakin peduli akan keberlanjutan.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga bumi, konsumen kini lebih selektif dalam memilih produk elektronik.
Mereka tidak hanya mencari performa tinggi dan harga kompetitif, tetapi juga mempertimbangkan aspek keamanan bahan dan dampak lingkungan. Samsung menjawab kebutuhan ini dengan menghadirkan solusi total: TV canggih tanpa logam berat berbahaya.
Inovasi Samsung: “No Cadmium, No Compromise”
Samsung menjadi pelopor global dalam mengembangkan teknologi Quantum Dot bebas kadmium—zat logam berat yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Sejak 2015, Samsung menggantikan kadmium dengan indium phosphide, menciptakan lini TV pertama di dunia yang bebas zat berbahaya tersebut.
Pada 2017, perusahaan meluncurkan QLED TV tanpa kadmium, menetapkan standar baru bagi industri layar premium global.
Semua TV QLED Samsung telah mengantongi sertifikasi dari SGS (Swiss) dan TÜV Rheinland (Jerman) yang menegaskan bahwa layar Quantum Dot-nya 100% bebas kandungan beracun dan memenuhi regulasi ketat seperti RoHS Uni Eropa serta standar IEC 62595-1-6.
Harga Mulai 6 Jutaan: Ramah di Kantong, Ramah untuk Bumi
Samsung tak hanya menghadirkan teknologi premium, tetapi juga harga yang semakin terjangkau untuk masyarakat Indonesia. Beberapa model QLED TV kini bisa didapatkan mulai Rp6 jutaan, menjadikannya pilihan menarik di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Dengan banderol tersebut, konsumen bisa menikmati:
