“Komitmen ini juga memerlukan dukungan dan kerja sama dengan semua pemangku kepentingan, pelaku usaha, perbankan, media, masyarakat, dan dunia pendidikan atau perguruan tinggi,” imbau Wapres.
Menutup kuliah umumnya, Wapres berharap, agar seluruh upaya dan komitmen yang diberikan ini, dalam jangka panjang dapat mendukung terwujudnya cita-cita untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dunia.
“Melalui KNEKS dan KDEKS, Kita berharap terjadi akselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air, sehingga cita-cita Indonesia sebagai Pusat Industri Halal tahun 2024 dapat diwujudkan,” pungkas Wapres.
Sebelumnya, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Mujiburrahman, menyampaikan kesiapan universitas yang dipimpinnya beserta jajaran dalam mendukung pemerintah mengakselerasi ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
“Kehadiran KDEKS sangat diperlukan untuk mengharmonisasi pembangunan Aceh berkelanjutan dalam bingkai ekonomi syariah,” ungkap Mujiburrahman.
“UIN Ar-Raniry Banda Aceh siap memberikan sumber daya manusia terbaik bagi berjalannya KDEKS sebagai lembaga pemikir dan eksekutor pembangunan ekonomi berkelanjutan,” tutupnya.
Selain Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, hadir dalam acara ini diantaranya Pj. Gubernur Aceh Achmad Marzuki, jajaran Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh, para Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Aceh, dan jajaran Sivitas Akademika UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Sementara Wapres didampingi oleh Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, Robikin Emhas, dan Zumrotul Mukaffa, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma. (*)
