SUMATERATODAY.COM- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyampaikan apresiasi tinggi atas sukses penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik ke-53 yang berlangsung di Indonesia Arena Jakarta. Ajang yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia itu rampung dengan catatan positif, baik dari sisi teknis, pelayanan, maupun atmosfer dukungan publik.
Menpora Erick hadir langsung pada acara puncak dan berkesempatan mengalungkan medali kepada atlet Filipina, Carlos Yulo, yang berhasil naik podium juara. Ia menegaskan kesuksesan ajang ini adalah bukti Indonesia mampu menjelma menjadi tuan rumah yang profesional.
“Alhamdulillah kejuaraan dunia senam artistik telah berhasil digelar dengan lancar dan sukses. Selama tujuh hari ajang ini berlangsung, kita berhasil menunjukkan wajah tuan rumah yang profesional, mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan para peserta dari berbagai negara, serta menyambut dan melayani mereka dengan tangan terbuka,” ujar Menpora Erick.
Apresiasi Peserta Internasional
Selain sukses teknis, Erick juga mendengar langsung pujian dari para atlet mancanegara. Mereka menilai venue megah, fasilitas lengkap, dan keramahan masyarakat Indonesia menjadi faktor pembeda yang meninggalkan kesan kuat.
“Saya mendengar cerita dari para peserta bahwa mereka betul-betul puas dan senang bisa datang dan bertanding di negara kita. Mereka bertanding di Indonesia Arena yang megah, mendapatkan akomodasi baik, fasilitas lengkap, dan merasakan keramahan masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Keamanan dan Profesionalitas Jadi Sorotan Positif
Menpora Erick juga menilai aspek keamanan dan keselamatan — isu krusial pada ajang setingkat dunia — berjalan tanpa catatan.
