Insentif semacam ini bertujuan untuk memberikan dorongan ekonomi tambahan kepada daerah yang berkinerja baik, sekaligus memberikan penghargaan kepada para pemimpin daerah yang berhasil mencapai tujuan-tujuan ekonomi tersebut.
“Dengan diberikannya reward dan punishment ini, termasuk dana insentif daerah dari Kementerian Keuangan, pasti akan diberitakan di daerahnya ramai-ramai itu jadi kebanggaan daerahnya,” ucap Tito.
Pendekatan yang diambil oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yaitu tidak melarang pemerintah daerah untuk meningkatkan elektabilitasnya dengan upaya penanganan inflasi di daerahnya, menunjukkan pemahaman akan kompleksitas politik dan ekonomi lokal.
Dalam banyak kasus, kebijakan-kebijakan yang mendukung stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat dapat membantu meningkatkan popularitas pemimpin daerah.
Selain itu, memastikan bahwa upaya tersebut sejalan dengan kepentingan masyarakat daerah adalah pendekatan yang bijak.
“Silahkan membuat untuk Pilkada, pasti akan bermanfaat buat rakyat melalui mekanisme kompetitif semua daerah berlomba,” pungkasnya.(*)
