SPORT  

Jude Bellingham Menggila! Inggris Singkirkan Norwegia Lewat Drama Extra Time, Tiket Semifinal Piala Dunia 2026 di Tangan

Jude Bellingham Jadi Mimpi Buruk Norwegia, Inggris Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Jadi Mimpi Buruk Norwegia, Inggris Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026

Di sisi lain, Inggris juga memperoleh sejumlah kesempatan melalui Bukayo Saka dan Harry Kane, tetapi skor 1-1 bertahan hingga 90 menit berakhir.

Bellingham Jadi Penentu di Extra Time

Saat pertandingan memasuki babak tambahan, Inggris mulai menunjukkan pengalaman dan kualitas mereka.

Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-93. Berawal dari tembakan Morgan Rogers yang gagal diamankan sempurna kiper Norwegia Orjan Nyland, bola liar langsung disambar Jude Bellingham menjadi gol.

Gol tersebut menjadi gol kedua Bellingham dalam pertandingan sekaligus gol kelimanya di Piala Dunia 2026.

Norwegia berusaha bangkit, tetapi petaka datang ketika Erling Haaland harus ditarik keluar karena mengalami cedera pada menit ke-106.

Kehilangan striker Manchester City itu membuat daya gedor Norwegia menurun drastis. Meski sempat menciptakan beberapa peluang melalui Patrick Berg, mereka gagal menyamakan kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan.

Statistik Pertandingan

Secara statistik, duel berlangsung cukup seimbang.

  • Penguasaan bola: Norwegia 48% – 52% Inggris
  • Total tembakan: Norwegia 13 – 14 Inggris
  • Peluang besar: Norwegia 1 – 3 Inggris
  • Expected Goals (xG): Norwegia 0,77 – 0,96 Inggris

Bellingham Kembali Jadi Pembeda

Penampilan Jude Bellingham kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Gelandang berusia 23 tahun itu tampil dominan sepanjang laga dan menjadi motor permainan Inggris.

Tak heran jika Bellingham dinobatkan sebagai Man of the Match setelah mencetak dua gol yang mengantarkan Inggris ke empat besar.

Sementara bagi Norwegia, kekalahan ini mengakhiri perjalanan impresif mereka di Piala Dunia 2026. Meski gagal melaju lebih jauh, tim yang diperkuat Erling Haaland dan Martin Odegaard tetap mencatat pencapaian terbaik mereka di turnamen besar dalam beberapa dekade terakhir.

 

Exit mobile version