“TNI telah menurunkan 100 ribu personel, dan kami terus melakukan mitigasi ancaman dengan berkoordinasi bersama Polri dan satuan intelijen yang ada di wilayah, khususnya di Jakarta,” ungkap Jenderal Agus.
Panglima TNI juga memberikan penjelasan terkait pengamanan VVIP yang diterapkan dalam tiga lapisan atau “ring.”
Untuk pengamanan ring 1, yang langsung melindungi Presiden dan Wakil Presiden terpilih, TNI telah menyiapkan personel Paspampres lengkap dengan sniper dan teknologi antidrone untuk mencegah ancaman dari udara.
Pengamanan ring 2 dan 3, yang mencakup area yang lebih luas di sekitar lokasi acara, akan dilakukan oleh personel gabungan dari TNI dan Polri.
“Pengamanan VVIP untuk ring 1 akan dilaksanakan oleh Paspampres dengan dukungan sniper dan teknologi antidrone. Sementara untuk pengamanan di ring 2 dan 3 akan dilakukan oleh gabungan pasukan TNI dan Polri,” tambah Panglima TNI.
Acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029 ini diperkirakan akan menjadi salah satu momen penting dalam sejarah politik Indonesia, dan pihak keamanan memastikan bahwa tidak akan ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berpotensi mengganggu kelancaran acara tersebut.
Kerja sama antara Polri dan TNI dalam pengamanan ini diharapkan dapat memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat yang turut berpartisipasi.
Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di beberapa jalur strategis yang akan dilewati oleh kendaraan VVIP.
Masyarakat diminta untuk mematuhi petunjuk yang diberikan oleh petugas lalu lintas di lapangan agar tidak terjadi kemacetan dan gangguan lalu lintas lainnya.
“Rekayasa lalu lintas juga sudah kami persiapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan VVIP. Kami minta masyarakat untuk mengikuti arahan petugas lalu lintas yang bertugas di lapangan,” ujarnya.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, baik dari segi personel, rekayasa lalu lintas, hingga langkah-langkah antisipasi potensi gangguan, Kapolri dan Panglima TNI optimistis bahwa acara pelantikan ini akan berjalan dengan aman, tertib, dan sukses sesuai dengan yang diharapkan.
Masyarakat yang ingin menyaksikan atau berpartisipasi dalam momen bersejarah ini diimbau untuk tetap mengikuti aturan dan menjaga ketertiban, sehingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih dapat berlangsung lancar tanpa hambatan.
