Ia menginstruksikan Kepala SKK Migas yang baru untuk segera berkoordinasi dengan KKKS agar sumur idle dapat diaktifkan kembali.
“Sumur idle yang belum dimanfaatkan harus segera di-clear-kan. Lakukan pembicaraan dengan KKKS untuk percepat produksi. Saya minta dukungan dari semua KKKS untuk membantu program negara ini,” tegasnya.
Instruksi Tegas: Fokus pada Lifting
Menutup sambutannya, Bahlil memberikan arahan langsung kepada Djoko Siswanto agar fokus pada peningkatan lifting migas.
Ia juga menekankan pentingnya melakukan terobosan dan menyederhanakan sistem yang menghambat pencapaian target.
“Pak Djoko, dari pagi hingga malam, fokusnya hanya satu: lifting migas. Saya tidak peduli caranya, yang penting target pemerintah harus tercapai,” ujar Bahlil dengan penuh semangat.
Dengan dilantiknya Djoko Siswanto sebagai Kepala SKK Migas, diharapkan peningkatan produksi migas nasional dapat segera terealisasi untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Pelantikan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat upaya peningkatan produksi migas guna mencapai target lifting yang lebih tinggi.
