Peran Penting Pesantren pada Target Nol Persen Kemiskinan Ekstrem di 2024

Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022 di Masjid Raya At Thohir, Jalan Mochamad Thohir, Depok, Jawa Barat (foto: setwapres)

Lebih dari itu, tambahnya, pengentasan kemiskinan ini juga berlaku secara umum. Bukan hanya terkait kemiskinan ekstrem, namun juga hal lain yang menyangkut kesejahteraan sesama.

“Bahkan bukan orang muslim saja atau nonmuslim, yang kekurangan makan, yang kekurangan pakaian. Artinya dalam keadaan miskin itu harus dientaskan, itu menurut pelajaran pesantren,” ungkap Wapres.

Oleh karena itu, Wapres pun berharap agar momen peringatan Hari Santri Nasional ini dapat menjadi momentum pengembangan kekuatan ekonomi santri dan pesantren sehingga dapat lebih berkontribusi secara optimal ke depannya dalam bidang ekonomi.

“Kita harapkan berkontribusi lebih besar, optimal, dalam bidang ekonomi, baik melalui kegiatan di bidang pertanian perdagangan dan kerajinan dan berbagai hal,” imbuh Wapres.

“Ini yang kita harapkan potensi pesantren begitu besar sehingga bekerja sama dengan MES dan BI, serta nanti OJK dan lembaga keuangan lainnya terutama menyangkut ekonomi syariah ini kita harapkan akan memberikan sumbangan dalam rangka memberikan penguatan ekonomi nasional menuju Indonesia sejahtera dan maju,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Wapres saat memberikan keterangan pers ini, Menteri BUMN selaku Ketua MES Erick Thohir dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. (NN/AS, BPMI – Setwapres)

Exit mobile version