Pertamina Perluas Program Desa Energi Berdikari untuk Mendukung Transisi Energi Bersih dan Pemberdayaan Ekonomi Perdesaan

Pertamina Perluas Program Desa Energi Berdikari untuk Mendukung Transisi Energi Bersih dan Pemberdayaan Ekonomi Perdesaan

Mendukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Program DEB Pertamina juga sejalan dengan beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), seperti SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Dengan memberikan akses energi bersih dan meningkatkan kemandirian masyarakat desa, Pertamina berperan dalam menyediakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, program ini juga menitikberatkan pada pengelolaan dampak lingkungan yang selaras dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis Pertamina.

Pertamina berkomitmen untuk terus berinovasi dalam upaya transisi energi dan mendorong penggunaan energi bersih di Indonesia. Dengan dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, Pertamina berharap Program DEB dapat menjadi model bagi pengembangan energi bersih berbasis perdesaan yang berkelanjutan.

Mendorong Pembangunan Infrastruktur Energi Bersih untuk Masa Depan

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina menilai pentingnya pengembangan infrastruktur energi bersih yang memadai dan terintegrasi dengan potensi lokal.

Dengan memanfaatkan tenaga surya, mikrohidro, dan biogas yang melimpah di Indonesia, DEB dapat menjadi solusi energi terbarukan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi masyarakat desa.

“Kami yakin bahwa dengan kolaborasi yang solid antara Pertamina, pemerintah, dan masyarakat, Indonesia bisa mewujudkan desa-desa mandiri energi yang akan menjadi pilar penting dalam transisi energi di masa depan,” tutup Fadjar.

Pertamina akan terus memperluas cakupan DEB dan memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan energi terbarukan.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang semakin luas, tidak hanya dalam hal pengurangan emisi karbon, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat desa.

Dengan demikian, DEB bukan hanya sekadar solusi energi, melainkan juga langkah nyata Pertamina dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

 

  1. Tasikmalaya (Jawa Barat)
  2. Banten
  3. Kamojang
  4. Subang (Jawa Barat)
  5. Indramayu (Jawa Barat)
  6. Bali
  7. Jambi
  8. Ulubelu (Lampung)
  9. Boyolali (Jawa Tengah)
  10. Lumut Balai (Sumatera Selatan)

Daerah-daerah ini telah menerima instalasi energi bersih yang memanfaatkan tenaga surya, mikrohidro, dan biogas untuk mendukung kemandirian energi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Hingga Oktober 2024, PT Pertamina (Persero) telah menambah 17 Desa Energi Berdikari (DEB) baru, sehingga totalnya mencapai 102 desa di seluruh Indonesia. Penambahan ini mencakup wilayah-wilayah berikut:
  1. Tasikmalaya, Jawa Barat
  2. Banten
  3. Kamojang, Jawa Barat
  4. Subang, Jawa Barat
  5. Indramayu, Jawa Barat
  6. Bali
  7. Jambi
  8. Ulubelu, Lampung
  9. Boyolali, Jawa Tengah
  10. Lumut Balai, Sumatera Selatan

Program DEB bertujuan untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya, mikrohidro, dan biogas, guna mendukung kemandirian energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Selain itu, program ini juga berkontribusi dalam upaya pengurangan emisi karbon, sejalan dengan target pemerintah mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.

Post Views: 412
Exit mobile version