Pada extra time, kedua tim sama-sama memiliki peluang emas.
Kiper Belanda Bart Verbruggen tampil luar biasa. Ia melakukan penyelamatan spektakuler saat menggagalkan peluang emas Soufiane Rahimi dari jarak dekat. Sebelumnya, Verbruggen juga sukses menghentikan peluang Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi.
Sementara itu, Yassine Bounou juga tampil tenang di bawah mistar gawang Maroko sehingga skor tetap bertahan 1-1 hingga 120 menit berakhir.
Laga akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Maroko sempat berada dalam tekanan setelah gagal mengeksekusi tendangan pertama. Namun mereka mampu bangkit dan menunjukkan mental juara.
Sebaliknya, beberapa penendang Belanda gagal menjalankan tugasnya. Kesempatan itu dimanfaatkan Maroko untuk membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan 3-2 dalam drama adu penalti.
Kemenangan ini menjadi salah satu kejutan terbesar di babak gugur Piala Dunia 2026. Maroko sukses menyingkirkan salah satu raksasa Eropa sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Sementara bagi Belanda, kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah sempat berada di ambang kelolosan sebelum kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.
