“Sejak 6 September, sudah banyak trip yang kami batalkan akibat penutupan Bromo,” ungkapnya.
Mukhsin sendiri memiliki 2 jip, dan akibat penutupan Bromo, ia kehilangan pendapatan dari 5 rombongan wisatawan.
Statistik menunjukkan ada sekitar 680 jip yang beroperasi di jalur Bromo melalui Tumpang, Kabupaten Malang, sementara di Gubuklaka terdapat 200 jip.
Sedangkan data tahun 2022 menunjukkan Gunung Bromo telah dikunjungi oleh 318.919 wisatawan dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp11,65 miliar, angka yang menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.
Dengan situasi kebakaran yang belum padam, dikhawatirkan ekonomi lokal akan terus terpuruk.
Pihak berwenang dan pemangku kepentingan diharapkan segera mengambil tindakan yang cepat dan efektif untuk memulihkan kawasan wisata ini dan menghidupkan kembali perekonomian lokal yang tergantung pada sektor pariwisata.(*)
