Warna-warni 10 Besar Practice
Selain Bezzecchi di puncak, kejutan datang dari Luca Marini yang konsisten dengan Honda di P4, dan Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) yang mengamankan P5. Joan Mir kembali kuat dengan finis di P6, disusul Fabio Quartararo di P7 dan Alex Rins di P8—menjadikan Yamaha sebagai kekuatan nyata di Mandalika. Miguel Oliveira (Pramac Yamaha) melengkapi daftar dengan P9, sementara Alex Marquez bertahan di P10 meski sempat terjatuh keras.
Dari Optimisme ke Kekhawatiran: Kontras Ducati
Hanya dalam beberapa jam, Ducati mengalami dua kenyataan berbeda. Pagi hari, Marc Marquez masih di lima besar FP1, meski sedikit bermasalah. Namun sore hari, dirinya harus menelan dua crash dan terlempar ke Q1. Bagnaia bahkan makin sulit, terdampar di luar 15 besar.
Ini adalah kali pertama sejak GP Valencia 2023 kedua pebalap pabrikan Ducati sama-sama gagal masuk Q2 langsung. Ironi yang tajam, mengingat hanya seminggu lalu Ducati merayakan gelar juara dunia Marquez dan kemenangan Bagnaia di Jepang.
Menanti Sabtu yang Membara
Jumat di Mandalika menampilkan dua cerita kontras: kebangkitan Honda lewat Luca Marini dan keperkasaan Bezzecchi dengan Aprilia, berhadapan dengan keterpurukan mendadak Ducati.
Besok, babak kualifikasi akan menjadi panggung penting. Marquez dan Bagnaia harus berjuang keluar dari Q1, sementara Bezzecchi dan Marini akan berusaha menjaga momentum. Acosta, Rins, Quartararo, hingga Mir pun siap mengguncang.
Dengan lima pabrikan berbeda bersaing ketat, Sabtu di Mandalika nyaris pasti akan penuh drama. Karena inilah MotoGP: tak ada kepastian selain ketidakpastian.






