Ibu Selvi Gibran Kunjungi Kampung Songket Palembang, Dukung Perajin Muda dan Ekonomi Kreatif

Regenerasi Perajin Wastra, Ibu Selvi Gibran Serukan Kebangkitan Budaya Lokal di Palembang
Regenerasi Perajin Wastra, Ibu Selvi Gibran Serukan Kebangkitan Budaya Lokal di Palembang

Jumputan Jadi Seragam Sekolah: Inovasi dalam Pelestarian

Rania juga mengungkapkan bahwa di sekolahnya, pelestarian budaya dilakukan melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan penggunaan seragam bermotif jumputan setiap hari Rabu.

“Motif jumputan ini khas sekali, ada motif terong, ada juga motif daun-daunan,” jelasnya.

Ibu Selvi pun menyambut baik inisiatif sekolah-sekolah yang mengintegrasikan wastra ke dalam pendidikan karakter, sebagai langkah strategis membangun kebanggaan budaya sejak usia dini.

Pelestarian Budaya sebagai Investasi Ekonomi Kreatif

Kampung Songket Tuan Kentang menjadi simbol nyata bahwa pelestarian budaya tidak sekadar ritual atau seremoni. Ia telah menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk pembangunan karakter bangsa dan penciptaan lapangan kerja kreatif yang berkelanjutan.

“Melalui inovasi, warisan budaya seperti songket Palembang, tajung, dan jumputan bisa dikembangkan menjadi produk unggulan yang kompetitif tanpa kehilangan makna filosofisnya,” terang Ibu Selvi.

Baca Juga :  Wapres Gibran Kunjungi Ulama Kharismatik Saat di Lombok

Dukungan Penuh dari Dekranas dan Tokoh Daerah

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua Harian Dekranas Ibu Tri Tito Karnavian, Ketua Dekranasda Sumatera Selatan Ibu Feby Herman Deru, Ketua Dekranasda Palembang Ibu Dewi Ratu Dewa, Ketua TP PKK Jakabaring Ibu Lisa Rachmat, Lurah Tuan Kentang Ibu Shanty Manora, jajaran pengurus Dekranas Pusat, serta anggota Seruni KMP.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam memajukan wastra nusantara sebagai identitas budaya dan sumber daya ekonomi yang berkelanjutan.