SUMATERATODAY.COM– Lebih ringan, lebih tipis, lebih tahan banting. Galaxy Z Fold7 jadi bukti Samsung gak cuma fokus pada desain, tapi juga durabilitas jangka panjang.
Samsung kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir teknologi smartphone lipat lewat peluncuran Galaxy Z Fold7. Bukan sekadar tampil lebih ramping, perangkat flagship ini berhasil membuktikan ketangguhannya lewat uji lipatan ekstrem hingga 500.000 kali—setara dengan 10 tahun penggunaan normal!
Pengujian ini dilakukan oleh lembaga sertifikasi global Bureau Veritas, dan hasilnya? Galaxy Z Fold7 tetap kokoh, tetap nyaman digunakan, dan tampil sebagai Galaxy Z Fold paling tipis dan paling ringan dalam sejarah.
Armor FlexHinge: Kunci di Balik Desain Tipis & Tangguh
Inovasi besar di Galaxy Z Fold7 terletak pada Armor FlexHinge versi terbaru, yang kini lebih tipis dan ringan berkat desain water droplet yang telah disempurnakan. Menurut Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia:
“Galaxy Z Fold7 dirancang ulang total agar lebih portabel tapi tetap kokoh. Inovasi di Armor FlexHinge dan penggunaan Advanced Armor Aluminum menjadikan Fold7 bukan hanya stylish, tapi juga jauh lebih tahan lama—bahkan sudah lolos uji 500 ribu kali lipatan.”
Lebih Tipis Hingga 48%, Tapi Tetap Kuat
-
26% lebih tipis dibanding Z Fold6
-
48% lebih tipis dibanding Galaxy Z Fold pertama
-
Bobot hanya 215 gram
Penurunan ketebalan ini membuat Galaxy Z Fold7 jauh lebih nyaman digenggam dan disimpan di saku, tanpa mengorbankan kualitas atau performa.
Multi-Rail Structure & UTG 50% Lebih Tebal
Untuk menjawab tantangan durabilitas, Samsung menambahkan multi-rail structure—struktur rel ganda pertama di Galaxy Z Fold series yang membuat lipatan lebih merata, mengurangi tekanan, dan mengurangi risiko garis lipatan (creasing).
Tak hanya itu, Samsung juga menyempurnakan layar utama dengan Ultra Thin Glass (UTG) yang kini 50% lebih tebal untuk ketahanan ekstra saat disentuh atau ditekan.






