Jika kita mau merenungkan kisah di atas betapa lelaki yang diceritakan Rasulullah sebenarnya sudah sangat memenuhi empat kriteria dikabulkannya doa, yaitu orang yang dalam perjalanan jauh, baju yang kusut dan kondisi yang lelah, menengadahkan kedua tangan ke langit, dan kesungguhan berharap kepada Allah dengan mengucapkan Ya Rabb berulang kali. Namun ternyata hal itu belum cukup untuk menjadikan doanya dikabulkan. Maka, hadits ini memberikan isyarat yang sangat jelas bahwa ada hal-hal yang bisa menghalangi terkabulnya doa yaitu mengonsumsi sesuatu yang haram berupa makanan, minumam, atau bahkan pakaian. Hal ini senada dengan yang diperintahkan Allah kepada orang-orang yang beriman agar mengonsumsi yang halal.
Rasulullah berkata:
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah, Demikianlah indahnya syariat Islam. Ia mendorong penganutnya untuk senantiasa mengonsumsi yang baik dan meninggalkan yang haram.
Hal itu sekaligus menjadi syarat penting terkabulnya doa. Dengan kata lain, barang siapa yang menghendaki doanya dikabulkan maka harus memperhatikan sisi kehalalan, baik makanan maupun pakaiannya. Semoga Allah swt memberikan kemudahan kepada kita agar mendapatkan rezeki yang halal dan juga baik, sehingga amalan kita diterima oleh-Nya. Sebab Allah adalah Dzat Yang Mahabaik dan tidak menerima apa pun kecuali hanya yang baik.
Khutbah II
Sumber : nu.or.id
