Jambi, sumateratoday.com- Proyek Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi Seksi 4 (Tempino–Sp. Ness) sepanjang 18,49 kilometer resmi meraih predikat Bintang 5 usai menjalani Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada 6–8 Agustus 2025.
Predikat ini menandai kesiapan penuh ruas tol terbaru di koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk segera beroperasi melayani masyarakat.
Uji Laik Fungsi Bersama Kementerian Terkait
Uji laik fungsi ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, serta Kepolisian Republik Indonesia.
Tujuannya memastikan standar teknis jalan tol, keamanan berkendara, serta kelengkapan fasilitas publik terpenuhi secara menyeluruh.
Proses ULFO meliputi pemeriksaan lapangan mulai dari struktur jalan utama, bahu jalan, drainase, hingga rambu keselamatan lalu lintas. Selain itu, aspek administratif dan dokumen pendukung juga diverifikasi sesuai regulasi Kementerian PUPR.
Hasilnya, proyek yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) ini berhasil meraih sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dengan predikat tertinggi, yakni bintang 5, pada Jumat (22/8/2025).
Komitmen Hutama Karya Hadirkan Infrastruktur Konektivitas Terbaik
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas kepercayaan yang diberikan melalui predikat bintang 5 ini.
“Predikat ini bukti komitmen Hutama Karya dalam menghadirkan infrastruktur jalan tol berstandar tinggi. Ruas Tempino–Ness kami siapkan dengan cermat agar mampu mengakomodir perjalanan yang aman, efisien, dan bermakna bagi masyarakat,” ungkap Adjib.
Lebih lanjut, Adjib menjelaskan bahwa secara substansi, tol ini sudah siap beroperasi. Tahap selanjutnya adalah menunggu terbitnya Keputusan Menteri PUPR mengenai penetapan pengoperasian sebelum jalan tol dapat dibuka untuk publik.
Perjalanan Lebih Cepat, Ekonomi Lebih Tumbuh
Dengan beroperasinya ruas Tempino–Sp. Ness, waktu tempuh perjalanan dari Jambi menuju Betung dapat dipangkas drastis dari lebih 4 jam menjadi sekitar 2 jam saja.
Sementara itu, dari Bayung Lencir (Sumatera Selatan) ke Sp. Ness (Jambi) kini hanya membutuhkan waktu 45 menit, dibanding sebelumnya hampir 3 jam.
Kehadiran jalan tol ini akan memecah kemacetan yang kerap terjadi di jalur Lintas Sumatera, sekaligus memperlancar distribusi logistik.
Arus angkutan batu bara, hasil perkebunan, serta komoditas sumber daya alam lainnya akan lebih efisien, sehingga diharapkan mampu mendorong produktivitas industri kawasan sekitar.






