Seorang pengusaha karet menyebut, meski jarak ke Palembang “cuma 2 jam”, kemacetan luar biasa pernah membuat pengiriman butuh setengah hari atau bahkan semalaman.
Akibatnya, bongkar muat di penerima tertunda, kualitas karet turun karena tidak diurus dalam gudang.
Pedagang kecil di sekitar proyek tol juga mengalami manfaat ekonomi. Mereka bisa menjual makanan, minuman, atau kebutuhan pekerja tol. Harapan mereka: agar mereka bisa ikut berjualan di rest area atau titik UMKM di tol setelah beroperasinya jalan tol penuh.
Ada semangat harapan kepada pemerintah pusat agar proyek tol Trans-Sumatra ini tidak berhenti, agar masyarakat — terutama petani karet — bisa merasakan langsung manfaatnya dari konektivitas dan pengurangan kemacetan.
Hambatan yang Masih Mempengaruhi
Masalah lahan menjadi hambatan utama. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyebut pembangunan tol semestinya dapat lebih cepat kalau tidak ada sengketa lahan sekitar **5 km** yang masih dalam klaim tumpang tindih.
Luas lahan yang bermasalah disebut sekitar 19,6 hektare dalam beberapa titik pembangunan. ([detikcom][8])
Pergantian pelaksana proyek atau konsorsium konstruksi juga sempat terjadi, sehingga timeline mengalami penyesuaian.
Selain itu, tekanan pengawasan publik dan lembaga antikorupsi muncul seiring berjalannya proyek. KPK tengah mendalami dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan JTTS (Trans-Sumatra) yang bisa berdampak pada legitimasi dan kelancaran pengerjaan proyek ini.
Dampak Potensial setelah Tol Berfungsi
Jika tol Palembang-Betung sudah beroperasi penuh, dampaknya jauh lebih besar daripada sekadar mengurai kemacetan:
1. Efisiensi Waktu & Biaya Logistik
Distribusi barang antar kota antarpulau akan menjadi lebih cepat dan murah. Biaya operasional truk, bahan bakar, dan waktu tenaga kerja bisa ditekan signifikan.
2. Pertumbuhan Ekonomi Regional
Akses yang lebih mudah membuka peluang investasi baru, pengembangan kawasan industri, dan penguatan pasar lokal di luar pusat kota.
3Pemberdayaan UMKM Lokal
Banyak UMKM di sekitar proyek tol mendapat kesempatan menjadi penyedia jasa, makanan, suku cadang, dan retail untuk pekerja serta pengguna tol.
Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan
Mengurangi titik kemacetan, meminimalkan risiko kecelakaan di jalan non-tol yang padat, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
