Januari 2026 Dibuka dengan Teror! 4 Film Horor Indonesia Ini Siap Menghantui Bioskop dan Bikin Jantung Copot
SUMATERATODAY.COM– Januari 2026 dipastikan menjadi bulan pembuka tahun yang mencekam bagi pecinta film horor Indonesia. Industri perfilman Tanah Air langsung tancap gas dengan menghadirkan deretan film bernuansa gelap yang siap meneror layar lebar sejak awal tahun.
Dibukota film horor ini menghiasa layar studio. Namun sampai di daerah Februari masih diputar.
Mulai dari konflik keluarga yang menyimpan rahasia kelam, perjalanan di jalur angker penuh mitos, hingga ritual mistis yang berujung petaka, semuanya hadir dalam atmosfer yang intens dan menggigit.
Genre horor kembali dipercaya sebagai pembuka tahun, menghadirkan kisah-kisah yang tak hanya menakutkan secara visual, tetapi juga sarat nilai budaya dan kearifan lokal.
Kombinasi mitos tradisional, trauma masa lalu, serta dendam yang belum usai menjadi benang merah dari film-film yang akan tayang sepanjang Januari 2026.
Berikut empat film horor Indonesia yang dijadwalkan menghantui bioskop sepanjang Januari 2026:
1. Malam 3 Yasinan (8 Januari 2026)
Film ini mengangkat kisah Samira (Shaloom Razade) yang hidupnya hancur setelah kematian mendadak saudara kembarannya, Sara. Kematian tersebut mengguncang keluarga besar Djoyodiredjo yang dikenal terpandang dan penuh wibawa.
Namun, di balik kemewahan rumah besar keluarga itu, tersimpan konflik warisan, tekanan kesempurnaan, serta luka lama yang tak pernah benar-benar sembuh.
Ketika Samira kembali ke rumah keluarga untuk mengikuti rangkaian yasinan, suasana berubah menjadi semakin mencekam. Pada malam pertama, gangguan tak kasat mata mulai terasa. Bisikan, bayangan misterius, hingga kejadian supranatural perlahan membuka rahasia kelam yang selama ini disembunyikan Opa Hendra (Piet Pagau).
Teror dalam film ini dibangun secara perlahan namun intens, memadukan nuansa religi dan horor psikologis yang membuat penonton tegang sejak awal hingga akhir.
2. Alas Roban (15 Januari 2026)
Nama Alas Roban sudah lama dikenal sebagai salah satu jalur paling angker di Pulau Jawa. Film ini membawa legenda tersebut ke layar lebar melalui kisah Sita (Michelle Ziudith), seorang ibu tunggal yang berusaha memulai hidup baru di Semarang bersama putrinya, Gendis (Fara Shakila).
Perjalanan mereka melewati jalur Alas Roban berubah menjadi mimpi buruk ketika bus yang mereka tumpangi mogok di tengah hutan gelap. Sejak peristiwa itu, Gendis mulai mengalami gangguan gaib yang semakin intens setiap malam. Tangisan misterius, mimpi buruk, hingga perubahan perilaku sang anak membuat Sita panik.
Kengerian semakin memuncak ketika terungkap bahwa Gendis menjadi incaran sosok Dewi Raras akibat ritual lama yang pernah dilakukan dan dilupakan. Sita dipaksa menghadapi mitos Alas Roban yang menyeramkan demi menyelamatkan nyawa anaknya.
Film ini menawarkan horor atmosferik dengan latar hutan berkabut yang mencekam.






