Ini akan memangkas waktu tempuh dari semula 1,5 jam menjadi hanya 20-30 menit.
Ruas konstruksi Bangkinang – Pangkalan Tahap I (Bangkinang – Koto Kampar) dilengkapi dengan berbagai fasilitas struktur termasuk jembatan, pedestrian, overpass, interchange, dan memiliki kecepatan rencana 80 km/jam.
Selain itu, Hutama Karya juga turut mengerjakan jalan tol di Provinsi Sumatera Barat, yaitu jalan tol Padang – Sicincin, dengan progres konstruksi yang terus berlanjut.
Ruas ini akan memiliki fasilitas struktur seperti jembatan, interchange, overpass, jembatan sungai, dan memiliki lajur 2×2 dengan kecepatan rencana 80 km/jam.
Pemerintah mendukung percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera dengan memberikan Penambahan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 28,88 triliun kepada Hutama Karya, yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2023.
Hutama Karya juga merayakan Hari Jalan 2023 dengan mengadakan rangkaian kegiatan yang mengedepankan inovasi dalam konstruksi.
Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto, menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Genmud PUPR dengan materi tentang pemanfaatan teknologi dalam pembangunan jalan tol.
Hingga saat ini, Hutama Karya telah berhasil membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang sekitar 1.030 km, termasuk ruas tol konstruksi dan ruas tol operasi.
Ini mencakup berbagai ruas tol yang telah beroperasi penuh di berbagai provinsi di Sumatera.






