Menag juga menyoroti keberhasilan proses puncak haji yang diatur dengan baik berkat upaya mitigasi yang dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama otoritas Saudi, yang memungkinkan jemaah bergerak lancar dari Arafah ke Muzdalifah dan Mina. Penyesuaian skema melintas di Muzdalifah juga mendapat banyak apresiasi dari jemaah.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah, dalam sambutannya menekankan kesuksesan penyelenggaraan haji tahun ini berdasarkan kerja sama efektif dengan kantor urusan haji dari berbagai negara.
Tawfiq juga mengumumkan bahwa masa umrah akan segera dimulai dengan penerbitan visa umrah dan menyoroti keberhasilan penerapan Kartu Nusuk yang membedakan antara jemaah haji resmi dan tidak resmi.
Indonesia, sebagai negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia, terus mendapat apresiasi serta tantangan dalam penyelenggaraan haji.
Menag Yaqut menegaskan bahwa akan ada evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah dalam musim haji mendatang.






