Selain itu, pemerintah memperketat pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension and Over Loading (ODOL) yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Sanksi tegas akan diberlakukan untuk memastikan kendaraan yang melintas memenuhi standar keselamatan.
Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif, termasuk diskon tarif tol sebesar 20% di beberapa ruas jalan serta subsidi harga tiket pesawat domestik.
Dengan adanya pengurangan PPN sebesar 6%, harga tiket pesawat domestik diperkirakan turun hingga 13–14%, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan transportasi dengan harga terjangkau.
Selain itu, program mudik gratis kembali diselenggarakan bagi 100 ribu orang dengan berbagai moda transportasi. Program ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di jalan raya serta memberikan akses mudik yang lebih ekonomis bagi masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan selama periode mudik berlangsung. Tim gabungan dari berbagai instansi akan dikerahkan untuk memastikan infrastruktur tetap dalam kondisi optimal.
“Kami memastikan seluruh infrastruktur siap digunakan dan akan terus dipantau. Jika ada kendala di lapangan, kami akan segera mengambil langkah perbaikan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” tegas Menteri Dody.
Peninjauan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.
Dengan sinergi antar-kementerian dan kesiapan infrastruktur yang matang, pemerintah optimistis bahwa arus mudik dan arus balik Lebaran 2025 akan berjalan lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.






