Keamanan Rumah Pintar Jadi Prioritas, Samsung Hadirkan Solusi Terintegrasi

Samsung Tegaskan Pentingnya Keamanan Rumah Pintar di Kawasan Asia Tenggara dan Oseania
Samsung Tegaskan Pentingnya Keamanan Rumah Pintar di Kawasan Asia Tenggara dan Oseania

SUMATERATODAY.COM-  Samsung Electronics menegaskan komitmennya dalam menghadirkan keamanan rumah pintar yang semakin cerdas dan aman di kawasan Asia Tenggara dan Oseania (SEAO).

Hal ini disampaikan dalam Samsung SEAO Executive Byline Series yang membahas tantangan dan solusi keamanan di tengah meningkatnya adopsi perangkat rumah berbasis AI.

Samsung menilai bahwa konsep perlindungan rumah kini tidak hanya terbatas pada aspek fisik, seperti kunci pintu dan pagar, tetapi juga mencakup keamanan digital.

Seiring meningkatnya penggunaan perangkat pintar seperti TV, kulkas, robot vacuum, dan speaker, muncul potensi “pintu masuk” digital yang dapat menjadi celah keamanan jika tidak dilindungi secara menyeluruh.

Samsung mengungkapkan bahwa konsumen di pasar SEAO, termasuk Australia, Indonesia, dan Singapura, semakin menaruh perhatian pada privasi dan keamanan data dalam keputusan pembelian perangkat.

Baca Juga :  Galaxy S25 Series Tipis, Ringan, dan Hadir dengan Harga Kompetitif

Secara global, survei terbaru Samsung menunjukkan bahwa fitur keamanan berbasis AI menjadi salah satu kriteria utama konsumen dalam memilih perangkat rumah pintar.

Menurut Samsung, ancaman keamanan siber di rumah kerap tidak terlihat dan menargetkan data pribadi, rutinitas keluarga, serta privasi pengguna. Perangkat rumah tangga pintar yang tidak terlindungi berisiko terkena malware, pencurian data, hingga penyalahgunaan kamera dan sensor.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Samsung mengandalkan platform keamanan berlapis Samsung Knox.

Platform ini mencakup Knox Vault, yang berfungsi sebagai brankas berbasis hardware untuk melindungi data sensitif seperti cryptographic keys dan sertifikat digital, serta Knox Matrix, sistem keamanan berbasis ekosistem yang memungkinkan perangkat saling memantau dan melindungi melalui jaringan tepercaya.

Samsung juga mengintegrasikan fitur Passkey pada perangkat rumah tangga dengan layar untuk memungkinkan autentikasi berbasis biometrik, serta menghadirkan end-to-end encryption melalui Knox Matrix Credential Sync agar data pengguna tetap aman saat berpindah antar perangkat dan lintas sistem operasi.

Di kawasan Asia Tenggara, Samsung telah mulai merealisasikan visi rumah aman dan terhubung. Di Malaysia, Samsung bekerja sama dengan pengembang properti Gamuda Land menghadirkan Samsung Bespoke AI Home Showroom di The Camellia, yang menampilkan integrasi ekosistem perangkat AI melalui platform SmartThings dengan perlindungan Samsung Knox.

Komitmen Samsung terhadap keamanan juga telah mendapatkan pengakuan internasional.

Pada 2024, Samsung menjadi perusahaan pertama di industri perangkat rumah tangga yang meraih peringkat tertinggi “Diamond” dalam UL Solutions IoT Security Rating Program untuk Bespoke AI Refrigerator dengan AI Family Hub™. Selain itu, robot vacuum Bespoke Jet Bot Combo AI menjadi yang pertama memperoleh sertifikasi “Privacy by Design” dari Korea Internet & Security Agency (KISA).

Ke depan, Samsung menyatakan terus mempersiapkan langkah antisipatif terhadap ancaman siber generasi baru dengan mengembangkan Post-Quantum Cryptography (PQC), teknologi enkripsi yang dirancang untuk menghadapi potensi serangan berbasis quantum computing.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Samsung menegaskan visinya untuk tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih pintar, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi konsumen di era konektivitas dan AI yang semakin berkembang.