“Dalam agama, kita memang diajarkan untuk memadukan empat aspek kehidupan: negara, agama, memperkuat orang tua, dan juga anak. Sekolah Rakyat menjadi jembatan penting agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki masa depan yang lebih baik,” kata kiai yang dikenal dengan gaya ceramah humoris tersebut.
Inspirasi dari Sistem Pesantren
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam sambutannya menuturkan bahwa konsep Sekolah Rakyat juga banyak terinspirasi dari sistem pendidikan pesantren yang selama ini telah terbukti membentuk karakter generasi muda.
“Sebenarnya, penyelenggaraan Sekolah Rakyat salah satu inspirasinya dari pesantren, karena pesantren adalah boarding school yang sudah terbukti membentuk karakter dan akhlak anak-anak kita,” jelas Gus Ipul.
Menurutnya, pemerintah melalui program ini berupaya membuka akses pendidikan yang lebih luas dan setara bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan adanya dukungan dari para kiai, pesantren, serta masyarakat, Gus Ipul berharap Sekolah Rakyat bisa menjadi pilar baru dalam ekosistem pendidikan nasional yang tidak hanya menekankan pada kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun nilai, moral, dan kemandirian.
Acara peresmian yang berlangsung khidmat itu sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama antara pemerintah dan kalangan pesantren untuk terus menegakkan visi pendidikan yang merata dan berkeadilan.






