Laga ini menyajikan duel yang seru sejak set pertama. Kedua tim bermain ketat hingga skor imbang beberapa kali, seperti pada angka 10-10, 16-16, dan 23-23.
Namun, servis error dari Muhammad Fikri Mustofa Kamal memberikan kemenangan tipis 25-23 untuk Samator di set pembuka.
Set kedua menjadi milik Palembang Bank SumselBabel yang berhasil memanfaatkan kesalahan Samator. Spike dari Cep Indra menjadi momentum kebangkitan tim hingga menang 25-19 dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pada set ketiga, Samator kembali mengambil kendali. Duo pemain asing asal Kuba, Yaisel Punales dan Lyvan Taboada Diaz, tampil dominan bersama Tedy Oka. Serangan mereka tak mampu dibendung Bank SumselBabel, membuat Samator unggul jauh 25-15.
Memasuki set keempat, dominasi Samator berlanjut. Rama Fazza Fauzan tampil gemilang dengan spike kerasnya, sementara blok dari Punales dan kolega semakin menyulitkan Bank SumselBabel.
Akhirnya, Samator menutup pertandingan dengan skor 25-20, memastikan kemenangan 3-1.
Samator Lanjutkan Perjalanan
Dengan hasil ini, Surabaya Samator makin percaya diri menyongsong pertandingan berikutnya. Harapan besar kini disematkan pada skuad asuhan Rodolfo Luis Sanchez untuk terus menjaga tren kemenangan dan mengincar gelar Proliga kedelapan mereka.
Bagi Palembang Bank SumselBabel, evaluasi mendalam menjadi pekerjaan rumah utama sebelum melanjutkan kompetisi.
Atmosfer Proliga 2025 semakin panas, dan setiap pertandingan menjadi ajang pembuktian sejati di dunia voli Indonesia.






