olda Sumsel Buka Posko DVI untuk Identifikasi Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara

16 Jenazah Korban Bus ALS Tiba di Palembang, Tim DVI Lakukan Identifikasi
16 Jenazah Korban Bus ALS Tiba di Palembang, Tim DVI Lakukan Identifikasi

SUMATERATODAY.COM-  Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mendirikan Posko Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang untuk mendukung proses identifikasi korban kecelakaan tragis antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Langkah tersebut dilakukan setelah sebanyak 16 jenazah korban tiba di RS Bhayangkara Palembang dari RS Siti Aisyah Lubuk Linggau pada Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Kabid Dokkes Polda Sumsel AKBP Andrianto mengimbau keluarga korban segera mendatangi Posko DVI dengan membawa dokumen identitas resmi maupun data pendukung lain guna mempercepat proses pencocokan identitas.

“Kami meminta keluarga membawa KTP, kartu keluarga, ijazah, atau dokumen lain yang memuat identitas korban. Rekam medis, data gigi, foto terbaru, hingga tanda khusus pada tubuh korban juga sangat membantu,” ujarnya.

Setibanya di rumah sakit, seluruh jenazah langsung ditempatkan di ruang pendingin sebelum menjalani pemeriksaan oleh tim DVI.

Andrianto menjelaskan, tim identifikasi telah dibentuk sejak pagi dan mendapat tambahan dukungan personel dari Jakarta. Dalam proses tersebut, diterjunkan tujuh dokter forensik bersama sekitar 30 personel pendukung yang mulai bekerja sejak pukul 08.00 WIB.

Baca Juga :  Infrastruktur Jalan untuk Kelancaran Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Provinsi Sumatera Utara

Menurutnya, proses identifikasi membutuhkan kehati-hatian tinggi lantaran sebagian besar korban mengalami luka bakar akibat kebakaran hebat yang terjadi setelah kecelakaan.

Tahapan identifikasi dilakukan mulai dari pemeriksaan ciri fisik hingga rekonsiliasi data, yakni pencocokan hasil pemeriksaan dengan data primer yang diberikan keluarga korban.

“Kami mengutamakan akurasi dalam identifikasi. Seluruh proses rekonsiliasi dilakukan secara menyeluruh agar identitas korban dapat dipastikan secara ilmiah dan valid,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah jenazah saat ini telah mendekati tahap identifikasi final. Namun, hasil resmi baru akan diumumkan setelah seluruh proses verifikasi sesuai prosedur DVI Polri selesai dilakukan.

Pihak kepolisian menegaskan, jenazah hanya akan diserahkan kepada pihak keluarga setelah identitas korban dipastikan sah dan terverifikasi secara resmi.

Hingga kini, proses identifikasi korban kecelakaan maut tersebut masih terus berlangsung di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang dengan melibatkan tim DVI secara penuh.