Selain itu, per hari ini terdapat 10 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Diantaranya Jawa Tengah menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 30.176 kasus diikutiBali menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 4.038 kasus, Jawa Barat menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 14.716 kasus, serta Kalimantan Utara menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 808 kasus.
Sementara 6 provinsi lainnya menambahkan 1 kasus harian yaitu Jawa Timur dengan kumulatifnya 29.668 kasus, DI Yogyakarta dengan kumulatifnya 5.259 kasus, Lampung dengan kumulatifnya 3.832 kasus, Bangka Belitung dengan kumulatifnya 1.451 kasus serta Kalimantan Tengah dengan kumulatifnya 1.400 kasus.
Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 49.905.837 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.881.277 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 40.325.050 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,23% dan positivity rate spesimen mingguan (7 – 11 November 2021) di angka 0,26%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 44 spesimen.
Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 184.695 orang dan kumulatifnya 33.387.768 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 29.137.252 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 184.336 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,19% dan positivity rate orang mingguan (31 Oktober – 6 November 2021) di angka 0,24%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.
Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional
[ISTA/ACU/DKW/covid.go.id]






