Duka NU, KH Adib Rofiuddin Izza Dilepas Tokoh Nasional dan Ribuan Pelayat

Sejumlah tokoh nasional hadir memberikan penghormatan terakhir kepada KH Adib Rofiuddin Izza sebelum jenazah diberangkatkan menuju Buntet Pesantren untuk dimakamkan.
Sejumlah tokoh nasional hadir memberikan penghormatan terakhir kepada KH Adib Rofiuddin Izza sebelum jenazah diberangkatkan menuju Buntet Pesantren untuk dimakamkan.
Ketum PBNU, Ketua MPR, Kapolri, dan Menteri PPPA Melayat KH Adib Rofiuddin Izza

Innalillahi wainna ilaihi rojiun.  Suasana duka menyelimuti Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Senin (1/6/2026), setelah kabar wafatnya sesepuh Pondok Buntet Pesantren dan Rais Syuriyah PBNU, KH Adib Rofiuddin Izza, menyebar ke berbagai kalangan masyarakat dan keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, hadir secara langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Di hadapan jenazah, Gus Yahya tampak khusyuk memanjatkan doa seraya mengenang dedikasi dan pengabdian Kiai Adib dalam membimbing umat serta menjaga tradisi keilmuan pesantren.

Dalam suasana penuh haru, Gus Yahya juga memberikan penghormatan terakhir dengan mencium jenazah almarhum. Kiai Adib dikenal sebagai ulama sepuh yang menjadi rujukan banyak kalangan, termasuk para pengurus Nahdlatul Ulama. Pertemuan terakhir keduanya berlangsung di Cirebon pada pertengahan Mei 2026 usai kegiatan Penguatan Moderasi Keagamaan Nahdlatul Ulama (PMKNU).

Selain Ketua Umum PBNU, sejumlah tokoh nasional turut hadir menyampaikan belasungkawa, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi.

Kehadiran para tokoh tersebut menjadi wujud penghormatan atas kiprah almarhum yang selama hidupnya dikenal istiqamah dalam mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat. Puluhan pelayat dari berbagai daerah, termasuk masyarakat umum dan alumni Pondok Buntet Pesantren, turut memadati area rumah sakit untuk mengantarkan kepergian ulama kharismatik tersebut.

Doa-doa terus mengalir mengiringi perjalanan jenazah menuju Pondok Buntet Pesantren di Cirebon. Almarhum KH Adib Rofiuddin Izza akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Gajah Ngambung, Buntet Pesantren.

Kepergian KH Adib meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama dan umat Islam. Sosoknya dikenang sebagai ulama yang teduh, bijaksana, serta konsisten menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat, berakhlak, dan penuh kasih sayang kepada sesama. Semoga segala amal ibadah dan pengabdiannya diterima Allah SWT serta ditempatkan di sisi-Nya bersama para ulama dan orang-orang saleh. Aamiin.