Film THE CONJURING: LAST RIDES, Saat Setan Tak Lagi Menakutkan

Last Rides Membuktikan: Bahkan Setan Pun Bisa Capek
Last Rides Membuktikan: Bahkan Setan Pun Bisa Capek

Sumateratoday.com– Di layar lebar yang remang, suara dentingan piano lama menggema. Seseorang menahan napas, menunggu sesuatu muncul dari kegelapan.

Tapi ketika akhirnya muncul… tak ada lagi rasa gentar. Itulah yang terjadi di The Conjuring: Last Rides, bab penutup dari waralaba horor legendaris yang kini seperti kehilangan rohnya sendiri.

Masih ingat The Conjuring pertama garapan James Wan? Film itu membuat banyak orang tak bisa tidur berhari-hari.

Adegan demi adegan dibangun dengan ritme halus: hening, pelan, lalu… bam!—teror menyerang dari arah yang tak terduga. Kini, di tangan sutradara Michael Chaves, formula itu terasa seperti salinan fotokopi yang mulai pudar.

Jump scare masih diulang, tapi kehilangan kejutan. Alur yang seharusnya tegang malah datar. Last Rides seperti mobil tua yang masih bisa jalan, tapi sudah kehilangan bensin untuk menakuti siapa pun.

Film ini mencoba bercerita dari empat sudut pandang: Ed dan Lorraine Warren, keluarga Smurr yang dihantui, hingga pasangan muda Judy dan pacarnya.

Baca Juga :  172 Days, Kisah Cinta yang Indah dan Mengharukan

Sayangnya, semua cerita itu saling tindih seperti benang kusut. Penonton dibuat meloncat dari satu kisah ke kisah lain tanpa sempat benar-benar peduli pada siapa pun.