Kronologi Lengkap Film The Bell: Panggilan untuk Mati

Kronologi Lengkap Film The Bell: Panggilan untuk Mati
Kronologi Lengkap Film The Bell: Panggilan untuk Mati

SUMATERATODAY.COM- Film horor The Bell: Panggilan untuk Mati karya sutradara Jay Sukmo menghadirkan kisah mistis penuh ketegangan yang diangkat dari urban legend Belitung tentang sosok Penebok, hantu tanpa kepala yang muncul dari dentang lonceng keramat.

Film ini dibintangi Bhisma Mulia sebagai Danto, Ratu Sofya, serta Mathias Muchus yang berperan penting dalam mengungkap rahasia kutukan desa.

Awal Cerita: Desa Berkabut dan Lonceng Misterius

Film dibuka dengan suasana desa terpencil di Belitung yang tampak tenang, namun dipenuhi aura ganjil.

Kabut tipis terus menyelimuti kawasan hutan dan warga mulai merasakan hawa negatif yang sulit dijelaskan. Di tengah desa berdiri bangunan tua berisi lonceng keramat yang dipercaya menjadi penjara roh jahat.

Suatu malam, seorang pria paruh baya mendengar dentang lonceng dari bangunan tersebut. Saat ia masuk ke dalam, suasana berubah mencekam.

Dari balik lonceng muncul sosok perempuan tanpa kepala mengenakan gaun merah panjang. Sosok itu dikenal warga sebagai Penebok.

Keesokan harinya, warga menemukan pria tersebut tewas tanpa kepala di pinggir hutan. Kematian itu menjadi awal teror mengerikan yang menghantui desa.

Teror Penebok Mulai Memakan Korban

Setelah kematian pertama, satu per satu warga mulai ditemukan tewas dengan kondisi serupa. Tidak ada darah, tidak ada jejak perlawanan, hanya tubuh tanpa kepala yang membuat warga semakin ketakutan.

Ratu Sofya berperan sebagai salah satu warga muda desa yang ikut menyaksikan kepanikan tersebut. Ia bersama warga lain mulai percaya bahwa Penebok benar-benar telah bangkit dari kutukan lama.

Situasi semakin kacau ketika seorang anak kecil menghilang di dalam hutan dan hanya ditemukan pakaian berlumuran noda misterius. Ketakutan berubah menjadi kepanikan massal. Warga mulai meninggalkan desa, sementara sebagian lainnya memilih bertahan sambil berharap kutukan segera berakhir.

Baca Juga :  Film THE CONJURING: LAST RIDES, Saat Setan Tak Lagi Menakutkan

Munculnya Danto, Keturunan Dukun Penjaga Lonceng

Di tengah kekacauan itu, film memperkenalkan Danto yang diperankan Bhisma Mulia. Ia adalah pemuda yang telah lama meninggalkan kampung halamannya karena trauma terhadap masa lalu keluarganya yang dikenal sebagai garis keturunan dukun penjaga lonceng.

Namun hidup Danto mulai dihantui mimpi buruk tentang sosok tanpa kepala yang terus memanggil namanya dari balik kabut. Ia akhirnya mengetahui bahwa desa tempat asalnya sedang diteror Penebok.

Seorang wanita tua yang mengetahui sejarah kutukan menyebut bahwa hanya Danto yang mampu menghentikan teror tersebut. Ia dipercaya menjadi keturunan terakhir yang memiliki kemampuan mengendalikan lonceng keramat.