Peningkatan Trafik di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Selama Libur Panjang Isra Mi’raj dan Imlek 2025

Peningkatan Trafik di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Selama Libur Panjang Isra Mi’raj dan Imlek 2025
Peningkatan Trafik di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Selama Libur Panjang Isra Mi’raj dan Imlek 2025

Berdasarkan laporan resmi Hutama Karya, sebanyak 92.331 kendaraan melintas di JTTS pada Jumat (24/1).

Lonjakan ini merupakan dampak dari meningkatnya mobilitas masyarakat Sumatera yang menggunakan jalur tol untuk mempercepat perjalanan. Beberapa ruas tol mencatat kenaikan volume kendaraan yang signifikan, berikut rincian lengkapnya:

  1. Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka)
    Jumlah kendaraan yang melintas mencapai 15.389 unit, mengalami peningkatan sebesar 7% dibandingkan VLL normal. Ruas ini menjadi salah satu jalur favorit karena menghubungkan sejumlah kota besar di Sumatera Selatan dan Lampung.
  2. Tol Palembang – Prabumulih (Palindra & Inprabu)
    Pada ruas tol ini, tercatat 14.045 kendaraan melintas, naik sebesar 13% dari VLL normal. Peningkatan ini didorong oleh tingginya antusiasme masyarakat yang melakukan perjalanan antar wilayah di Sumatera Selatan.
  3. Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba)
    Ruas ini mencatat kenaikan tertinggi dengan persentase peningkatan sebesar 24%, meskipun jumlah kendaraan relatif lebih kecil, yaitu 1.913 kendaraan.
  4. Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino)
    Sebanyak 5.369 kendaraan melintas di ruas ini, dengan peningkatan sebesar 1,9% dibandingkan VLL normal.
  5. Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar
    Ruas ini mencatat 8.150 kendaraan melintas, naik 12,8% dari VLL normal. Tol ini menjadi akses utama bagi masyarakat Riau yang bepergian ke wilayah kabupaten.
  6. Tol Pekanbaru – Dumai (Permai)
    Dengan total 15.314 kendaraan yang melintas, ruas ini mengalami peningkatan sebesar 4%. Sebagai jalur strategis, ruas Permai tetap menjadi pilihan utama bagi pelancong yang menuju kawasan utara Riau.
  7. Tol Indrapura – Kisaran
    Ruas ini mencatatkan 9.675 kendaraan dengan peningkatan sebesar 11% dari VLL normal.
  8. Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat)
    Sebanyak 9.210 kendaraan melintas di ruas ini, dengan kenaikan sebesar 13%. Jalur ini menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang menuju kawasan wisata Danau Toba.
  9. Tol Binjai – Tanjung Pura (Binsa)
    Ruas ini mencatat peningkatan 16%, dengan total 9.336 kendaraan melintas.
  10. Tol Sigli – Banda Aceh (Seulimeum – Baitussalam) (Sibanceh)
    Peningkatan tertinggi secara persentase terjadi di ruas ini, dengan lonjakan hingga 30% dari VLL normal. Sebanyak 3.930 kendaraan melintas, menunjukkan meningkatnya minat masyarakat Aceh untuk bepergian selama libur panjang.
Baca Juga :  Beroperasi Penuh, Jalan Tol Indrapura - tol Kisaran Kini Resmi Bertarif

Imbauan Keselamatan dari Hutama Karya

Sebagai pengelola JTTS, Hutama Karya terus berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol. Dalam kesempatan ini, perusahaan menghimbau kepada seluruh pengendara untuk memperhatikan sejumlah hal penting selama perjalanan:

  • Periksa Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Lakukan pemeriksaan pada sistem rem, ban, lampu, dan mesin kendaraan.
  • Hindari Mengemudi dalam Keadaan Mengantuk: Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan manfaatkan fasilitas rest area yang tersedia di sepanjang ruas tol.
  • Persiapkan Kartu Uang Elektronik: Pastikan kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan memiliki saldo yang cukup untuk menghindari kendala di gerbang tol.

Dengan meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan, Hutama Karya berharap perjalanan masyarakat selama libur panjang ini dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan. “Kita SETUJU bahwa keselamatan adalah nomor satu,” tegas pihak Hutama Karya dalam rilis resminya.

Antisipasi Puncak Arus Balik

Peningkatan trafik yang terjadi pada awal libur panjang ini diperkirakan akan diikuti oleh puncak arus balik yang terjadi pada Minggu (26/1) malam. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak untuk menghindari kepadatan.

Libur panjang ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga dan mengunjungi tempat-tempat wisata. Dengan infrastruktur JTTS yang terus berkembang, perjalanan menjadi lebih efisien dan nyaman, mendukung mobilitas yang lebih baik di Pulau Sumatera.