Samsung Jadi yang Pertama Raih Verifikasi Global Pengurangan Karbon Berbasis DUCD

Samsung Electronics Raih Verifikasi Pertama di Dunia untuk Efek Pengurangan Karbon Berbasis Spesifikasi DUCD
Samsung Electronics Raih Verifikasi Pertama di Dunia untuk Efek Pengurangan Karbon Berbasis Spesifikasi DUCD

Seoul, sumateratoday.com-  Samsung Electronics Co., Ltd. mengumumkan bahwa efek pengurangan karbon dari fitur Mode Energi AI pada sejumlah mesin cuci pilihannya telah berhasil diverifikasi oleh Carbon Trust Assurance, berdasarkan spesifikasi Decarbonizing the Use-Phase of Connected Devices (DUCD).

Pencapaian ini menjadikan Samsung sebagai perusahaan pertama di dunia yang memperoleh verifikasi pengurangan emisi karbon menggunakan standar DUCD.

Proses verifikasi dilakukan mengikuti panduan yang dikembangkan oleh DUCD Secretariat, yang merupakan standar industri pertama untuk menilai, memantau, dan mengurangi emisi karbon dari fase penggunaan perangkat yang saling terhubung.

Verifikasi ini menegaskan dampak nyata pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan Mode Energi AI selama penggunaan sehari-hari oleh konsumen.

Jeong Seung Moon, Executive Vice President dan Head of R&D Team Digital Appliances Business Samsung Electronics, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap inovasi ramah lingkungan.

Baca Juga :  GRATIS, Tol BT Jam 4 Resmi Beroperasi 14 September 2025

Menurutnya, Mode Energi AI menjadi contoh konkret bagaimana teknologi dapat berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dalam aktivitas rumah tangga.

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Samsung telah bergabung dengan inisiatif DUCD sebagai anggota Sekretariat sejak September 2022.

Inisiatif yang dipimpin oleh Carbon Trust ini bertujuan menstandarkan metodologi pengukuran konsumsi energi dan penghematan karbon pada perangkat yang terhubung ke jaringan, khususnya Wi-Fi.

Pada November 2024, DUCD menerbitkan spesifikasi global yang menetapkan metodologi terpadu untuk mengukur pengurangan emisi karbon selama fase penggunaan aktual oleh konsumen. Pendekatan ini berbeda dari metode konvensional yang umumnya berfokus pada emisi dari proses produksi.

Baca Juga :  Jemaah Calon Haji Sesak Nafas Ketika Turun Pesawat, Begini Cara Menanganinya

Berdasarkan spesifikasi tersebut, Carbon Trust Assurance Ltd melakukan uji penilaian terhadap jajaran mesin cuci global Samsung. Penilaian dilakukan dengan membandingkan emisi karbon antara periode Juli 2024 hingga Juni 2025 saat Mode Energi AI diaktifkan dan saat fitur tersebut tidak digunakan.

Hasil verifikasi menunjukkan bahwa total konsumsi energi mesin cuci Samsung tertentu yang terhubung dengan platform SmartThings mencapai 12,28 GWh selama periode pengujian. Dari jumlah tersebut, penghematan energi yang dikaitkan dengan Mode Energi AI tercatat sebesar 5,02 GWh, dengan pengurangan emisi gas rumah kaca mencapai 2.084 tCO₂e.

Tingkat penghematan energi tersebut setara dengan konsumsi listrik sekitar 169.000 rumah tangga di Amerika Serikat dalam satu hari, berdasarkan rata-rata penggunaan listrik rumah tangga sebesar 29,54 kWh per hari.

Samsung juga mengumumkan rencananya untuk menampilkan berbagai solusi penghematan energi dan inovasi produk terbaru dalam ajang CES 2026, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendorong teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.