Tak Lagi Fokus Mobil Listrik, Xiaomi Siapkan SUV Hybrid Premium Tujuh Penumpang

Xiaomi Putar Haluan, Siapkan SUV Hybrid Jarak Jauh untuk Tantang Li Auto dan Huawei
Xiaomi Putar Haluan, Siapkan SUV Hybrid Jarak Jauh untuk Tantang Li Auto dan Huawei

Dari sisi teknologi, Xiaomi membekali kendaraan tersebut dengan sensor LiDAR yang mendukung sistem bantuan pengemudi canggih.

Desainnya menampilkan garis bodi tegas, lampu depan berkarakter modern, velg berukuran besar, handle pintu semi tersembunyi, serta pijakan samping elektrik.

Baca Juga :  BMKG: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Indonesia Berpotensi Lebih Kering

Untuk mendukung performa, SUV ini diperkirakan menggunakan baterai berkapasitas lebih dari 70 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh listrik murni antara 400 hingga 500 kilometer berdasarkan standar pengujian di China.

Produksi baterai akan ditangani dua perusahaan, yakni Sunwoda dan CALB.

Target utama Xiaomi adalah merebut pangsa pasar yang saat ini dikuasai Li Auto melalui model L9. Kendaraan tersebut selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu SUV EREV paling populer di China.

Selain itu, Xiaomi juga harus menghadapi persaingan dari Aito M9 yang didukung Huawei di segmen SUV premium.

Langkah ekspansi ke pasar EREV dinilai menjadi bagian dari strategi Xiaomi untuk mengejar target penjualan yang ambisius. Perusahaan menargetkan pengiriman 550 ribu kendaraan sepanjang 2026, meningkat sekitar 34 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 410 ribu unit.

Namun hingga Mei 2026, Xiaomi baru membukukan penjualan sekitar 150 ribu kendaraan. Kondisi tersebut membuat peluncuran lini baru melalui merek Skynomad dipandang sebagai peluang penting untuk mendongkrak volume penjualan pada paruh kedua tahun ini.

Dengan masuknya Xiaomi ke pasar EREV, persaingan kendaraan energi baru di China diperkirakan akan semakin ketat.

Selain menawarkan teknologi, produsen juga dituntut menghadirkan harga yang kompetitif serta jangkauan yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang masih mempertimbangkan faktor jarak tempuh dalam memilih kendaraan listrik.

  •