Tak Lagi Fokus Mobil Listrik, Xiaomi Siapkan SUV Hybrid Premium Tujuh Penumpang

Xiaomi Putar Haluan, Siapkan SUV Hybrid Jarak Jauh untuk Tantang Li Auto dan Huawei
Xiaomi Putar Haluan, Siapkan SUV Hybrid Jarak Jauh untuk Tantang Li Auto dan Huawei

BEIJING, SUMATERATODAY.COM- Xiaomi bersiap melakukan perubahan besar dalam strategi bisnis otomotifnya.

Setelah selama ini fokus mengembangkan kendaraan listrik murni, perusahaan teknologi asal China tersebut kini mendapat izin untuk memproduksi kendaraan listrik dengan teknologi extended-range electric vehicle (EREV), sebuah langkah yang menandai perubahan arah di tengah persaingan pasar otomotif yang semakin ketat.

Keputusan tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya Xiaomi dikenal sebagai salah satu produsen yang menaruh fokus penuh pada kendaraan listrik berbasis baterai.

Namun, meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan EREV di China mendorong perusahaan menyesuaikan strategi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Teknologi EREV menggabungkan motor listrik dengan mesin pembakaran internal berukuran kecil yang berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai.

Sistem ini memungkinkan kendaraan tetap bergerak menggunakan tenaga listrik, tetapi memiliki jangkauan perjalanan lebih jauh dibanding mobil listrik murni.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Selasa 2 Desember 2025

Untuk menggarap segmen baru tersebut, Xiaomi disebut akan menghadirkan sub-merek khusus bernama Skynomad. Langkah ini dilakukan agar lini kendaraan baru tidak mengganggu citra Xiaomi yang selama ini identik dengan mobil listrik berperforma tinggi seperti SU7 dan YU7.

Di bawah merek baru itu, Xiaomi tengah mengembangkan SUV premium berukuran besar dengan kode proyek Kunlun N3. Kendaraan tersebut dirancang untuk bersaing di segmen SUV keluarga mewah yang saat ini didominasi sejumlah pemain lokal China.

Berdasarkan informasi yang beredar, Kunlun N3 akan hadir dengan dimensi lebih dari 5,3 meter dan menawarkan konfigurasi tiga baris kursi yang mampu menampung tujuh penumpang.

SUV ini juga akan dibangun menggunakan platform baru yang nantinya menjadi basis bagi sejumlah model lain, termasuk versi lima penumpang.