Bangun 26 Masjid Al-Hikmah di JTTS, Hutama Karya Seimbangkan Iman dan Kinerja

Melalui optimalisasi 26 Masjid Al-Hikmah, Hutama Karya wujudkan keseimbangan spiritualitas dan profesionalisme di lingkungan kerja dan rest area tol.
Melalui optimalisasi 26 Masjid Al-Hikmah, Hutama Karya wujudkan keseimbangan spiritualitas dan profesionalisme di lingkungan kerja dan rest area tol.

SUMATERATODAY.COM-  PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam membangun keseimbangan antara spiritualitas dan profesionalisme kerja.

Hal ini diwujudkan melalui optimalisasi 26 Masjid Al-Hikmah yang tersebar di Kantor Pusat, gedung HK Tower, dan rest area Jalan Tol Trans Sumatera.

Keberadaan masjid-masjid ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wadah penguatan nilai-nilai AKHLAK sebagai budaya kerja utama di lingkungan Hutama Karya Group.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa Masjid Al-Hikmah HK Tower dengan kapasitas 600 jamaah menjadi pusat pembinaan spiritual bagi karyawan. Sejumlah program rutin yang dijalankan meliputi:

  • Salat berjamaah lima waktu

  • Majelis ilmu setelah Dzuhur

  • Buka puasa sunnah setiap Senin dan Kamis

  • Kajian khusus kewanitaan setiap Jumat

  • Program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an setiap malam Jumat dan Minggu pagi

  • Santunan anak yatim setiap Jumat pekan keempat

Semua kegiatan tersebut dikelola oleh Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) Hutama Karya dengan melibatkan karyawan lintas unit kerja.

Baca Juga :  Mendarat Darurat di Hutan Kerinci, Rombongan Kapolda Jambi Berhasil Dievakuasi

“Melalui program keilmuan dan keumatan yang aktif, Masjid Al-Hikmah tidak hanya menghidupkan nilai-nilai rohani di lingkungan kerja, tetapi juga menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan,” ujar Adjib.

Memberdayakan Anak Yatim Lewat Santunan Rutin

Hingga pertengahan 2025, lebih dari 700 anak yatim di Jabodetabek telah menerima santunan melalui program ini. Bantuan diberikan dalam bentuk uang saku, paket sembako, dan dukungan operasional yayasan.

Penerima manfaat berasal dari sejumlah yayasan, di antaranya: