SUMATERATODAY.COM– Kabar gembira datang bagi para penggemar Final Fantasy dan pengguna Nintendo. Setelah puluhan tahun identik dengan platform PlayStation, seri utama Final Fantasy kini kembali hadir di konsol Nintendo melalui trilogi remake Final Fantasy VII.
Sutradara Final Fantasy VII Remake Trilogy, Naoki Hamaguchi, menyebut kembalinya waralaba legendaris tersebut ke platform Nintendo sebagai momen yang sangat bermakna, baik bagi dirinya maupun bagi sejarah panjang franchise Final Fantasy.
Dalam wawancara terbaru, Hamaguchi mengungkapkan bahwa Final Fantasy VII memiliki posisi yang sangat spesial karena menjadi game yang menandai perpindahan franchise Final Fantasy dari Nintendo ke PlayStation pada era 1990-an.
“Ini adalah momen yang sangat berarti bagi franchise dan para penggemar. Final Fantasy VII merupakan simbol transisi dari Nintendo ke PlayStation. Karena itu, membawa kembali game ini ke Nintendo dan merilisnya secara multiplatform sejak hari pertama memiliki makna yang sangat besar bagi saya,” ujar Hamaguchi.
Perjalanan kembalinya Final Fantasy ke Nintendo dimulai pada Januari 2026 saat Final Fantasy VII Remake Intergrade resmi dirilis untuk Nintendo Switch 2. Selanjutnya, Final Fantasy VII Rebirth menyusul hadir di platform tersebut pada Juni 2026.
Puncaknya terjadi dalam ajang Summer Game Fest 2026 ketika Hamaguchi mengumumkan bahwa Final Fantasy VII Revelation, bagian ketiga sekaligus penutup trilogi remake, akan dirilis serentak di seluruh platform utama, termasuk Nintendo Switch 2, pada paruh pertama tahun 2027.
Menurut Hamaguchi, langkah tersebut menjadi simbol perjalanan yang kembali ke titik awal. Ia mengaku tumbuh sebagai gamer yang memainkan game di PlayStation, namun juga memiliki kedekatan emosional dengan perangkat Nintendo.






