SUMATERATODAY.COM– Kandang PSMS Medan lagi sedang angker-angkernya buat tim asal Sumsel. Usai Sumsel United, kini giliran Sriwijaya FC (SFC) harus pulang tanpa poin pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 .
Tim berjuluk Ayam Kinantan ini menundukkan Laskar Wongk Kito julukan Sriwijaya FC, dengan skor meyakinkan 3-1, di Stadion Utama Sumatera Utara pada Sabtu sore (4/10/2025). Sebelumnya tim Laskar Juara julukan Sumsel United harus tunduk 0-2 pada 28 September 2025.
Jalanya laga seruk sejak menit awal. Terlihat live di Sin Po TV, sejak kick-off laga berlangsung dengan tempo cepat. Kedua tim antara PSMS Medan dan Sriwijaya FC (SFC) memperagakan permainan terbuka, saling menyerang, dan tidak segan menekan sejak di area pertahanan lawan.
PSMS yang turun dengan trio andalannyaFelipe Cadenazzi, Ariyanto Maring, dan Rifal Lastori berusaha menekan melalui sisi sayap. Sementara itu, Sriwijaya FC (SFC) mengandalkan kombinasi Sahbandi, Reza Pahlevi, dan Fiwi Dwipan.
Peluang emas pertama hadir di menit ke-15 ketika M. Rifai mendapat umpan matang dari Lastori di sisi kanan. Sayang, sontekannya masih melebar tipis di sisi gawang yang dijaga kiper Sriwijaya, Zaenuri Azhar.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-22. Handball yang dilakukan pemain belakang Sriwijaya FC (SFC) di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih.
Felipe Cadenazzi yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakannya ke arah kanan bawah tak mampu dibendung Zaenuri. Skor 1-0 untuk PSMS disambut gemuruh ribuan suporter di Stadion Utama Sumatera Utara.
Setelah gol tersebut, PSMS semakin percaya diri. Pada menit ke-30, Rifai kembali nyaris menggandakan keunggulan lewat sepakan kerasnya, namun bola hanya menyamping tipis.
Semenit kemudian, Lastori mencoba peruntungannya dengan tendangan jarak jauh, tetapi berhasil diblok bek Sriwijaya. Hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, skor tetap 1-0 untuk tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC (SFC) langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya datang cepat di menit ke-50. Melalui aksi impresif Rendy Juliansyah yang berhasil menusuk pertahanan PSMS, bola dikirim ke Vieri Donny Ariyanto.
Dengan sekali kontrol, Vieri melepaskan sepakan mendatar yang tak mampu dijangkau kiper PSMS. Skor pun imbang 1-1 dan sempat membungkam suporter tuan rumah.
Namun, gol penyama itu justru membangkitkan semangat pasukan yang dilatih Kas Hartadi ini. Beberapa peluang tercipta, salah satunya pada menit ke-62 lewat sepakan Ari Maring yang masih melebar.
Penantian publik Medan terbayar pada menit ke-67. Lastori kembali menjadi aktor kunci lewat aksinya di sisi kanan. Umpan tariknya berhasil disambut Rudiyana dengan sepakan keras yang mengoyak jala gawang Sriwijaya. Skor kembali berubah 2-1 untuk PSMS.






