SUMATERATODAY.COM– Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2–3 pada laga pembuka putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia. Meski tampil sebagai tim tamu di Stadion King Abdullah Sports City, skuad Garuda tampil berani dan hampir mencuri satu poin penting di kandang “Green Falcons”.
Indonesia mengejutkan publik tuan rumah ketika Kevin Diks mencetak gol cepat lewat titik putih di menit ke-11, setelah Hassan Al Tambakti melakukan pelanggaran di kotak penalti. Diks yang tampil sebagai eksekutor dengan tenang menaklukkan kiper Mohammed Al Owais dan membawa Indonesia unggul 1–0.
Namun keunggulan itu hanya bertahan enam menit. Arab Saudi menyamakan kedudukan lewat aksi individu Saleh Abu Al Shamat yang melakukan tipuan di sisi kanan sebelum melepaskan tembakan melengkung indah ke pojok bawah gawang Maarten Paes.
Momentum kemudian berbalik untuk tuan rumah saat Feras Al Brikan menambah keunggulan di menit ke-36 melalui penalti, setelah Yakob Sayuri dinilai menarik baju lawan di kotak terlarang.
Pertarungan Ketat Hingga Akhir
Babak kedua berjalan dalam tempo tinggi. Kiper Indonesia Maarten Paes beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang, namun gagal menghalau bola rebound yang dimanfaatkan Al Brikan untuk mencetak gol keduanya di menit ke-62. Striker 25 tahun itu hampir mencetak hat-trick ketika tendangan tumitnya nyaris mengenai sasaran.
Tim asuhan Patrick Kluivert tak menyerah begitu saja. Memasuki menit ke-88, Kevin Diks kembali memperkecil ketertinggalan lewat penalti keduanya malam itu, setelah Pratama Arhan dijatuhkan di kotak penalti. Harapan Indonesia sempat membara ketika Mohamed Kanno dari Arab Saudi mendapat kartu merah di penghujung laga, namun waktu tak cukup bagi Garuda untuk menyamakan kedudukan.
Skor akhir Arab Saudi 3 – 2 Indonesia menutup laga yang berlangsung dramatis dan penuh emosi.
Performa Indonesia Menuai Pujian
Meski kalah, performa Indonesia mendapat banyak pujian dari pengamat sepak bola Asia. Lini tengah yang dikomandoi Marc Klok tampil disiplin, sementara duet Jordi Amat dan Justin Hubner bekerja keras menahan gempuran serangan cepat Saudi. Adaptasi strategi cepat dari Kluivert, yang baru beberapa bulan memimpin tim, juga mulai menunjukkan hasil.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia dalam menatap laga berikutnya melawan Irak, yang akan digelar Sabtu mendatang. Kemenangan akan menjadi harga mati bagi Garuda untuk menjaga peluang menuju putaran kelima.






